Jakarta, IDN Times – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berperan aktif dalam akselerasi digitalisasi Indonesia dengan menghadirkan berbagai solusi berbasis AI. Langkah ini sejalan dengan visi pemerintah dalam Strategi Nasional AI 2020-2045 serta misi Asta Cita guna mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Berdasarkan riset dari Statista, Precedence Research, dan Gartner, pasar AI global diproyeksikan tumbuh dengan Compound Annual Growth Rate (CAGR) sebesar 20-24 persen hingga 2032. Sementara itu, nilai pasar AI di Indonesia diperkirakan mencapai USD 4,03 miliar pada tahun 2030 potensi besar ini mendorong Telkom untuk terus memperkuat ekosistem digitalnya dengan menghadirkan solusi berbasis AI yang mencakup analitik data, otomatisasi bisnis, hingga pengolahan bahasa alami (NLP).
“AI bukan sekadar teknologi, melainkan enabler utama dalam menciptakan ekosistem digital yang lebih baik. Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan inovasi digital yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia,” ujar Muhamad Fajrin Rasyid, Direktur Digital Business Telkom, Rabu (26/2/2025).
Baca Juga: BigBox AI dari Telkom Tawarkan Solusi Keamanan Siber Tanpa Kompromi
Baca Juga: BigBox AI dari Telkom Tawarkan Solusi Keamanan Siber Tanpa Kompromi
1. BigBox AI solusi digital berbasis AI untuk Pemerintah dan Industri
Sebagai bagian dari Leap Telkom Digital, Telkom menghadirkan BigBox AI, sebuah platform kecerdasan buatan yang telah membantu berbagai instansi pemerintah dan sektor industri dalam mengotomatisasi pekerjaan serta meningkatkan efisiensi.
Menurut Agus Laksono, CEO BigBox AI, teknologi ini memungkinkan organisasi untuk lebih fokus pada strategi dan pengambilan keputusan dengan membebaskan tenaga kerja dari tugas rutin yang dapat diotomatisasi.
Beberapa kapabilitas unggulan BigBox AI meliputi:
- AI Analytics – Membantu bisnis memahami pola data dan membuat keputusan berbasis data.
- Smart Automation – Mengurangi pekerjaan manual dan meningkatkan efisiensi operasional.
- AI Chatbot – Meningkatkan kualitas layanan pelanggan dengan respons yang lebih cepat dan cerdas.
- Fraud Detection – Mendeteksi aktivitas mencurigakan dalam transaksi dan keamanan data.
Selain itu, BigBox AI juga mengembangkan teknologi Large Language Models (LLM) dan Natural Language Processing (NLP) yang telah dimanfaatkan oleh berbagai instansi pemerintah untuk analisis teks dan percakapan. Teknologi ini mempercepat komunikasi, meningkatkan kredibilitas layanan publik, serta membantu dalam pengambilan keputusan berbasis data.
2. AI sebagai pendorong ekonomi digital Indonesia
Pemanfaatan AI dalam industri tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang berkelanjutan. Menurut Komang Budi Aryasa, EVP Digital Business & Technology Telkom, perusahaan terus berkomitmen untuk mempercepat digitalisasi dengan menyediakan solusi teknologi canggih bagi industri dan pemerintahan.
Selain itu, Telkom juga fokus dalam pengembangan talenta AI lokal yang mampu bersaing di tingkat global. Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem AI yang berkelanjutan di Indonesia, guna mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang semakin pesat.
“Teknologi AI telah mengubah cara hidup manusia secara signifikan. Dengan implementasi yang luas, kita memasuki era di mana AI menjadi pendukung utama dalam operasional bisnis dan pengambilan keputusan sehari-hari,” tambah Fajrin.
Baca Juga: KPPU Minta Starlink Hanya Operasi di Daerah 3T, Bos Telkom Buka Suara
Baca Juga: KPPU Minta Starlink Hanya Operasi di Daerah 3T, Bos Telkom Buka Suara
3. Masa depan AI di Indonesia
Dengan proyeksi pertumbuhan pasar AI yang pesat, kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem digital yang kuat. Telkom, melalui inovasi AI-nya, berkomitmen untuk terus mendukung digitalisasi di berbagai sektor, meningkatkan efisiensi bisnis, serta mempercepat transformasi digital Indonesia menuju 2045.
“Kami ingin menjadikan AI sebagai solusi yang inklusif dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Dengan dukungan teknologi dan pengembangan talenta digital, Indonesia siap menjadi pemain utama dalam ekonomi digital global,” kata Komang Budi Aryasa.
Baca Juga: Dirut Telkom: Pelaku UMKM bisa Manfaatkan AI untuk Lakukan Leapfrog
Baca Juga: Dirut Telkom: Pelaku UMKM bisa Manfaatkan AI untuk Lakukan Leapfrog