Ragamutama.com JAKARTA. PT Synnex Metrodata Indonesia (SMI) terpilih sebagai mitra strategis untuk mendistribusikan lebih dari 10.000 unit perangkat yang menjalankan Windows 11 Pro. Penunjukan ini merupakan langkah penting dalam mendukung transformasi digital di sektor pemerintahan, sekaligus menegaskan dedikasi SMI dalam memajukan ekosistem digital yang aman dan terpercaya melalui prioritas utama pada keamanan siber.
Meningkatnya ancaman keamanan siber menjadi perhatian utama, terutama dengan lonjakan serangan ransomware yang dikendalikan oleh manusia, mencapai peningkatan sebesar 2,75 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya, seperti yang dilaporkan dalam Microsoft Digital Defense Report 2024. Lebih dari 90% insiden ini mengakibatkan permintaan tebusan, di mana pelaku kejahatan siber mengeksploitasi perangkat yang belum terkelola dalam jaringan organisasi untuk mendapatkan akses awal atau mengenkripsi aset-aset krusial dari jarak jauh.
Kecenderungan ini menggarisbawahi urgensi penerapan solusi keamanan yang komprehensif, pembaruan perangkat lunak yang rutin, dan kolaborasi erat di antara para pemangku kepentingan untuk melindungi lanskap digital Indonesia dari ancaman yang semakin kompleks dan berbahaya.
TPIA Tuntaskan Akuisisi Saham Shell di Singapore Energy and Chemicals Park
Keputusan ini juga dilatarbelakangi oleh penghentian dukungan untuk Windows 10 yang direncanakan pada 14 Oktober 2025. Hal ini mendorong lembaga pemerintah dan sektor swasta untuk beralih ke platform yang lebih aman dan mutakhir. Windows 11 Pro menawarkan berbagai fitur keamanan yang ditingkatkan, termasuk Windows Hello, Enkripsi Perangkat, keamanan berbasis virtualisasi (VBS), integritas kode yang dilindungi hypervisor (HVCI), dan Secure Boot.
Lebih lanjut, studi yang dilakukan oleh Forrester pada Desember 2022 mengungkapkan bahwa organisasi yang mengadopsi sistem yang lebih modern berpotensi mencapai pengembalian investasi (ROI) hingga 250% selama periode tiga tahun. Selain itu, Windows 11 Pro menawarkan tingkat kompatibilitas aplikasi yang tinggi, mencapai 99,7%, dan mampu mengurangi waktu penerapan perangkat hingga sekitar 25%.
“Kemitraan strategis kami dengan Microsoft menandai tonggak penting dalam upaya memperkuat fondasi infrastruktur digital di berbagai instansi pemerintah,” ungkap Direktur Synnex Metrodata Indonesia, Lie Heng, dalam keterangan resminya pada hari Rabu (2/4).
Lisa Halim, Microsoft DPS Sales Lead untuk Asia Pasifik, menambahkan bahwa inisiatif SMI menyoroti pentingnya penggunaan perangkat lunak asli dalam mendukung transformasi digital yang aman, efisien, dan berkelanjutan. Windows 11 Pro menawarkan lapisan keamanan yang canggih, manajemen sistem yang lebih terintegrasi, dan peningkatan produktivitas yang didukung oleh kecerdasan buatan.
“PT Synnex Metrodata Indonesia dan Microsoft berkomitmen untuk mendukung transisi penting ini—demi mewujudkan ekosistem digital nasional yang mulus, terlindungi, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya.
Potensi Kinerja Indah Kiat (INKP) di Tengah Fluktuasi Harga Pulp Global