Jakarta, RAGAMUTAMA.COM – Harga emas Antam, produksi PT Aneka Tambang, terus menanjak sejak awal tahun. Puncaknya pada Selasa, 1 April 2025, harga mencapai rekor tertinggi sepanjang masa, yakni Rp1.826.000 per gram.
Berdasarkan data grafik harga emas Antam, harga saat ini berkisar antara Rp1.524.000 hingga Rp1.806.000 per gram. Rentang harga ini menunjukkan kenaikan signifikan sebesar 18,5 persen, hampir 20 persen, sejak awal tahun.
Lalu, bagaimana kiat investasi emas bagi pemula agar menguntungkan?
1. Tentukan tujuan berinvestasi emas
Mengutip laman Pegadaian, investasi emas tak boleh dilakukan hanya karena tren. Investasi yang tak serius berisiko berakhir dijual kembali saat kondisi keuangan mendesak.
Dengan tujuan investasi jangka panjang yang jelas, langkah awal investasi emas sudah terpenuhi.
Naik Rp20 Ribu, Harga Emas Antam Tembus Rekor Lagi!
Naik Rp20 Ribu, Harga Emas Antam Tembus Rekor Lagi!
2. Perkirakan waktu investasi dan konsultasi dengan ahli
Kesalahan umum investor pemula adalah mengira investasi emas bisa dilakukan kapan saja. Padahal, penurunan harga emas justru merugikan.
Oleh karena itu, perencanaan waktu investasi merupakan langkah krusial.
Sebelum menjual, riset harga emas dan tren jangka pendeknya.
3. Pilih jenis emas yang tepat
Meskipun terbuat dari emas, perhiasan bukanlah investasi ideal. Biaya pembuatan mengurangi nilai jualnya. Untuk investasi, pilih emas batangan atau koin.
Setelah memahami pergerakan harga, pilihlah tempat pembelian yang terpercaya. Emas bersertifikat lebih mudah dijual dan dihargai lebih tinggi, terutama emas 24 karat dibandingkan 18 karat. Perhiasan dengan model awet juga lebih mudah dijual kembali.
4. Hindari berutang untuk investasi emas
Kesalahan lain investor pemula adalah berutang untuk investasi emas. Pastikan modal cukup sebelum memulai, karena investasi emas jangka panjang dan hasilnya tak langsung terlihat.
Jangan sampai terlilit utang hanya karena investasi emas tanpa persiapan matang.
Investasi Emas: Lebih Untung Membeli Tunai atau Kredit?
Investasi Emas: Lebih Untung Membeli Tunai atau Kredit?