Ragamutama.com Kini bersinar di Napoli, Scott McTominay mengakui dirinya ditempatkan pada posisi yang kurang tepat selama kariernya di Manchester United.
McTominay saat ini menjadi pemain kunci di bawah asuhan pelatih Napoli, Antonio Conte.
Dengan torehan 6 gol dari 26 penampilan di Serie A, pemain asal Skotlandia ini telah berkontribusi signifikan terhadap peluang Napoli meraih Scudetto.
Sebelum bergabung dengan Napoli pada musim panas lalu, McTominay menghabiskan 8 tahun membela Manchester United.
Sebagai produk akademi Man United, pemain kelahiran 8 Desember 1996 ini tidak selalu menjadi pilihan utama di starting XI.
Ia seringkali berada di bangku cadangan karena Man United kerap mendatangkan gelandang baru dari klub lain.
Dalam wawancara dengan The Athletic yang dikutip Tuttomercatoweb, Scott McTominay mengungkapkan kesulitannya sejak awal di Manchester United.
Ia merasa dipaksa bermain di posisi yang bukan spesialisasinya.
“Ketika masuk tim utama, saya merasa bermain tidak di posisi yang tepat,” ungkap McTominay.
“Namun, itu bukan kesalahan pelatih.”
Suksesnya Scott McTominay di Napoli: Bukti Kegagalan Man United di Bawah Erik ten Hag?
“Kekuatan saya adalah masuk ke kotak penalti, mencetak gol, dan merepotkan pertahanan lawan.”
“Tetapi, saya sering dimainkan sebagai gelandang bertahan atau gelandang tengah.”
“Itu bukanlah posisi ideal saya.”
Dari 255 penampilannya bersama Man United, McTominay tercatat 134 kali bermain sebagai gelandang bertahan.
Ia juga 90 kali dimainkan sebagai gelandang tengah.
“Saat masih berusia 20 tahun dan bermain di Manchester United, Anda tak mungkin langsung meminta pelatih untuk bermain di posisi nomor 8, bukan di posisi Paul Pogba.”
“Itu tak realistis. Anda harus belajar dan menjalankan instruksi.”
“Beberapa musim terakhir, saya mulai lebih sering masuk ke kotak penalti lawan.”
“Saya mulai mencetak lebih banyak gol dan tahun lalu adalah musim terbaik saya.”
“Manchester United sering merekrut pemain yang performanya tak selalu sesuai harapan.”
“Mentalitas saya selalu siap mengambil peluang.”
“Saya ingin membuktikan diri, menunjukkan kemampuan bermain di semua laga.”
“Ini Manchester United, Anda harus selalu siap.”
“Para pendukung tak akan memberi toleransi jika Anda tidak.”
“Saya cukup beruntung bisa bermain dalam 250 pertandingan.”
“Saya telah memenangkan Piala Liga Inggris dan Piala FA, tetapi saya ingin meraih lebih banyak gelar juara,” tutup McTominay.