Ragamutama.com Kemenangan perdana di partai puncak Liga Voli Korea 2024-2025 menjadi momen yang tak terlupakan bagi Daejeon JungKwanJang Red Sparks.
Perjuangan meraih mahkota juara terasa seperti menaklukkan gunung tertinggi dengan segala rintangan yang menghadang bagi tim Daejeon JungKwanJang Red Sparks.
Bayangkan saja, dengan skuad yang kurang ideal akibat badai cedera, Red Sparks harus bertanding setiap dua hari sekali sejak dimulainya babak playoff hingga pertandingan ketiga final yang baru saja usai.
Red Sparks telah melakoni enam pertandingan hanya dalam kurun waktu 11 hari. Bahkan, dua pertandingan terakhir harus ditentukan melalui lima set yang mendebarkan!
Kondisi fisik para pemain semakin terkuras, dengan pemain inti yang satu per satu tumbang. Terbaru, kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon, harus berjuang menahan rasa sakit yang luar biasa.
Yeum, yang sudah bergelut dengan cedera lutut sejak babak playoff, salah melakukan pendaratan menjelang akhir set pertama pertandingan di Chungmu Gymnasium, Daejeon, Korea Selatan, pada Jumat (4/4/2025).
Yeum nyaris ditarik keluar lapangan. Namun, ia segera kembali bermain setelah berdiskusi dengan pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin.
Final Liga Voli Korea – Nestapa Red Sparks di Akhir Set 1, Kapten Yeum Hye-seon Berjuang dengan Air Mata
Semangat Yeum, yang sempat kesulitan untuk melompat, seolah membakar semangat juang rekan-rekan setimnya untuk memberikan yang terbaik.
Menurut laporan dari Sports Seoul, hampir seluruh pemain Red Sparks sebenarnya tidak dalam kondisi prima.
Vanja Bukulic dan Park Eun-jin mengalami cedera pergelangan kaki di penghujung musim reguler, sehingga sempat diragukan tampil di babak playoff.
Kemudian, libero andalan, Noh Ran, juga mengalami masalah pada punggung dan pinggang, sehingga harus bermain dengan bantuan obat pereda nyeri.
Megawati pun demikian. Masih menurut Sports Seoul, pemain yang pernah memperkuat klub Surabaya Bank Jatim ini menghadapi tantangan akibat kondisi lututnya yang kurang baik.
Meskipun demikian, Red Sparks berhasil meraih kemenangan dramatis untuk menjaga asa juara mereka setelah menghindari kekalahan ketiga secara berturut-turut.
Sempat terancam kehilangan harapan juara setelah kalah di dua set pertama, Red Sparks mampu bangkit dan memenangkan pertandingan dengan skor 3-2 (21-25, 34-36, 25-22, 25-19, 15-11).
“Saya masih merasakan sakit pada lutut saya, tetapi saya tidak bisa menyia-nyiakan kesempatan ini,” ujar Yeum Hye-seon usai pertandingan.
“Saya senang pertandingan ini tidak berakhir hari ini. Semua pemain merasakan hal yang sama. Gim keempat juga sangat penting. Saya akan bertahan sampai gim kelima.”
Mewakili rekan-rekannya, Yeum siap menjalani perawatan sebanyak mungkin demi bisa terus bermain, apa pun yang terjadi.
“Saya tidak khawatir akan cedera, jadi saya akan berjuang sekuat tenaga di lapangan. Saya telah membuktikan bahwa saya tidak menyerah.”
Dengan format best-of-five untuk babak final, persaingan akan berlanjut dengan pertandingan keempat pada Minggu (6/4/2025) di Daejeon, kandang Red Sparks.
Saat ini, Heungkuk Life Pink Spiders masih memimpin dengan rekor 2 kemenangan. Kim Yeon-koung dan kawan-kawan hanya membutuhkan 1 kemenangan lagi untuk memastikan gelar juara.
Sementara itu, jika Megawati dan timnya kembali meraih kemenangan, babak final akan dilanjutkan dengan pertandingan kelima atau terakhir di markas Pink Spiders pada hari Selasa (8/4/2025).
Final Liga Voli Korea – Tak Hentikan Perjuangan Kapten, 40 Poin Megawati Jaga Asa Red Sparks dan Tunda Masa Pensiun Idolanya