JAKARTA, RAGAMUTAMA.COM – Guna meyakinkan stabilitas dan prospek investasi di Indonesia, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan untuk berdialog langsung dengan para investor dan analis pasar modal.
Menanggapi rencana tersebut, Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, mengonfirmasi bahwa pertemuan antara presiden dan tokoh-tokoh kunci pasar modal itu sudah dalam tahap perencanaan matang.
Pernyataan ini disampaikan saat acara *open house* yang diadakan di kediaman pribadi Sufmi Dasco Ahmad di Cipinang, Jatinegara, Jakarta Timur, pada hari Senin, 31 Maret 2025.
“Pertemuan dengan para investor tentu memerlukan persiapan yang cermat dan terencana,” jelasnya.
Menurut perkiraannya, agenda penting ini akan direalisasikan segera setelah masa libur Lebaran usai.
“Sudah ada rencana konkret, dan pertemuan itu akan dilaksanakan setelah perayaan Lebaran,” tambahnya meyakinkan.
Lebih jauh, Dasco menyampaikan optimisme bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan menunjukkan tren positif setelah periode libur panjang Lebaran dan Idul Fitri.
“Setelah libur (Lebaran) selesai, IHSG akan kembali naik,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa pekan sebelumnya, IHSG telah menunjukkan sinyal pemulihan setelah mengalami tekanan penurunan.
Sebagai informasi tambahan, Luhut Binsar Pandjaitan, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), sebelumnya mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto berniat untuk bertemu dengan investor dan analis pasar modal. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa lingkungan investasi di Indonesia semakin kondusif.
Hal ini disampaikan oleh Luhut saat berdiskusi dengan para pemimpin Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mengenai berbagai kendala regulasi yang dihadapi oleh dunia usaha di Indonesia pada hari Rabu, 26 Maret 2025.
“Presiden secara langsung telah menginstruksikan untuk melakukan deregulasi terhadap aturan-aturan yang dianggap menghambat dan membebani pelaku usaha,” kata Luhut, seperti dikutip dari pernyataan resminya pada hari Selasa.
“Komitmen ini bukan sekadar janji kosong, karena beliau sendiri berencana untuk berinteraksi langsung dengan para investor dan analis pasar modal demi memastikan iklim investasi kita semakin menarik dan kompetitif,” pungkasnya.