Pendiri Ghibli Muak dengan AI, Kritik Tajam Miyazaki Kembali Viral!

- Penulis

Sabtu, 29 Maret 2025 - 18:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, RAGAMUTAMA.COM – Gelombang gambar AI bergaya Studio Ghibli tengah menjadi sorotan di media sosial. Teknologi ini memungkinkan pengguna mengubah foto pribadi atau meme menjadi ilustrasi khas Hayao Miyazaki, pendiri Ghibli. Namun, tren ini kembali membangkitkan kritik lama Miyazaki terhadap AI, terutama dalam dunia animasi.

Sebuah video dari 2016 kembali mencuat, menampilkan reaksi keras Miyazaki terhadap animasi buatan AI. Dalam rekaman tersebut, ia menyebut teknologi ini sebagai “penghinaan terhadap kehidupan itu sendiri.” Sikap tegasnya semakin relevan seiring berkembangnya AI dalam industri kreatif.

1. Miyazaki menolak AI dalam animasi

Sikap Miyazaki terhadap AI sudah lama diketahui. Dalam dokumenter Never-Ending Man: Hayao Miyazaki (2016), sekelompok pengembang AI menampilkan demo animasi kepada dirinya dan produser Toshio Suzuki. Animasi tersebut memperlihatkan sosok zombie bergerak dengan cara yang tak lazim.

Seorang pengembang menjelaskan bahwa AI dapat menciptakan gerakan yang mustahil dibayangkan manusia. Namun, Miyazaki merespons dengan cerita pribadi.

“Setiap pagi, saya melihat teman saya yang memiliki disabilitas. Sangat sulit baginya hanya untuk melakukan tos. Lengannya dengan otot yang kaku tidak bisa menjangkau tanganku. Sekarang, memikirkan dirinya, saya tak bisa melihat ini dan menganggapnya menarik,” katanya, dikutip dari The Independent, Sabtu (29/3/2025).

Baca Juga :  iPhone SE 4 Meluncur Minggu Depan?

Ia kemudian melontarkan kritik tajam terhadap proyek tersebut.

“Siapa pun yang menciptakan ini tak tahu apa itu rasa sakit. Saya sangat muak,” ujarnya.

Setelah itu, ia mengatakan bahwa teknologi semacam ini merupakan bentuk penghinaan terhadap kehidupan.

2. Tren AI Ghibli picu kontroversi

Viralnya tren gambar AI bergaya Ghibli semakin memperbesar perdebatan tentang etika kecerdasan buatan dalam seni. Bahkan, Gedung Putih ikut mengunggah gambar hasil AI pada 28 Maret 2025, yang memperlihatkan seorang perempuan asal Republik Dominika menangis setelah ditangkap oleh ICE.

Gambar ini telah dilihat lebih dari 45 juta kali di X (sebelumnya Twitter), tetapi banyak pengguna mengecamnya sebagai sesuatu yang “kejam” dan “mengerikan.” Kritik ini menyoroti bahwa penggunaan AI dalam seni tak hanya soal inovasi teknologi, tetapi juga menyangkut nilai-nilai kemanusiaan.

Di sisi lain, CEO OpenAI, Sam Altman, turut meramaikan tren ini dengan mengganti foto profilnya menjadi ilustrasi AI bergaya Ghibli. Langkah ini justru semakin memicu perdebatan tentang bagaimana AI mengambil inspirasi dari karya seniman manusia tanpa izin.

Baca Juga :  Pre-order iPhone 16e Sudah Dibuka di 59 Negara, Termasuk 3 Negara Asia Tenggara

3. AI dan ancaman bagi gaya seni Ghibli

Sebelumnya, AI juga telah menimbulkan polemik di kalangan penggemar Ghibli. Pada Oktober 2024, sebuah trailer buatan AI untuk Princess Mononoke (1997) sempat viral dan menuai kritik. Trailer tersebut menggunakan suara dari film asli, tetapi mengganti animasi tangan khas Ghibli dengan CGI yang menyerupai live-action.

Kasus ini semakin mempertegas kekhawatiran bahwa AI dapat menggerus esensi seni tradisional. Miyazaki sendiri telah menyatakan bahwa ia tak akan pernah menggunakan teknologi ini dalam karyanya.

“Jika kalian ingin membuat hal-hal menyeramkan, silakan saja. Saya tak akan pernah ingin memasukkan teknologi ini ke dalam karya saya,” katanya dalam video yang kini kembali viral, dikutip dari The Times of India, Sabtu (29/3).

Polemik AI dalam dunia seni masih akan terus berlanjut. Namun, bagi Miyazaki, seni adalah ekspresi manusia yang tak bisa digantikan oleh algoritma.

Berita Terkait

Synnex Metrodata Indonesia Jadi Distributor Resmi Perangkat Windows 11
OpenAI Raih Pendanaan Fantastis 40 Triliun Rupiah, Ungguli Startup Lain
PSSI Temukan Pelaku Pencurian Jersey Marselino Lewat AI dan Garuda ID
ChatGPT Ubah Foto Jadi Ghibli: Tren Viral Picu Perdebatan
Mudik Lancar: Panduan Google Maps Offline Lebaran 2025
Update Harga iPhone 12 Hingga 15 Setelah iPhone 16 Rilis
Hindari Penipuan Tiket Kereta Api untuk Mudik Lebaran, Ini Tiga Kanal Resmi PT KAI
Alasan Gen Z Pilih iPhone, soal Pertemanan dan iMessage

Berita Terkait

Rabu, 2 April 2025 - 22:55 WIB

Synnex Metrodata Indonesia Jadi Distributor Resmi Perangkat Windows 11

Rabu, 2 April 2025 - 01:55 WIB

OpenAI Raih Pendanaan Fantastis 40 Triliun Rupiah, Ungguli Startup Lain

Senin, 31 Maret 2025 - 05:52 WIB

PSSI Temukan Pelaku Pencurian Jersey Marselino Lewat AI dan Garuda ID

Minggu, 30 Maret 2025 - 16:08 WIB

ChatGPT Ubah Foto Jadi Ghibli: Tren Viral Picu Perdebatan

Minggu, 30 Maret 2025 - 14:12 WIB

Mudik Lancar: Panduan Google Maps Offline Lebaran 2025

Berita Terbaru

travel

Kisah Inspiratif: Tips Terbang ke Luar Negeri

Jumat, 4 Apr 2025 - 04:39 WIB