Di tengah hiruk pikuk persiapan Lebaran 2025, Google Maps tetap menjadi sahabat setia para pemudik, membimbing mereka melintasi berbagai rute dengan akurat. Keunggulan aplikasi navigasi ini tidak hanya terletak pada kemampuannya mencari jalan terbaik, tetapi juga pada fitur offline yang sangat berguna. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk terus bernavigasi, bahkan saat koneksi internet terputus atau kuota data menipis.
Sebagaimana dijelaskan dalam laman resmi Google, fitur Maps offline memberikan rasa aman saat bepergian, terutama di area dengan sinyal seluler yang minim. Kunci utamanya adalah persiapan yang baik: unduh peta area yang akan dilalui sebelum memulai perjalanan, sehingga Anda siap menghadapi tantangan jaringan yang tidak stabil.
Namun, penting untuk diingat bahwa penggunaan Google Maps secara offline memiliki beberapa batasan. Salah satunya adalah ketiadaan informasi lalu lintas real-time. Akibatnya, perkiraan waktu tempuh akan didasarkan pada kondisi lalu lintas normal, tanpa memperhitungkan potensi kemacetan.
Selain itu, opsi untuk mencari rute alternatif secara otomatis tidak tersedia saat offline. Hal ini berarti, jika terjadi perubahan mendadak di jalan, Anda tidak dapat dengan mudah menemukan jalur lain. Fitur-fitur seperti rute angkutan umum, jalur sepeda, dan jalur pejalan kaki juga tidak dapat diakses dalam mode peta offline.
Untuk memaksimalkan manfaat Google Maps tanpa koneksi internet, pastikan Anda telah mengunduh peta area yang relevan beserta rute yang akan ditempuh. Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk mengunduh peta offline:
Cara Manual
- Jalankan aplikasi Google Maps
- Sentuh ikon profil Anda yang terletak di sudut kanan atas layar
- Pilih opsi “Peta Offline”
- Kemudian, ketuk “Pilih Peta Sendiri”
- Sesuaikan bingkai persegi panjang untuk mencakup area yang ingin Anda simpan
- Tekan tombol “Unduh”
Cara Cepat
- Lakukan pencarian tujuan di Google Maps, misalnya: “Surabaya”
- Ketuk ikon tiga titik yang terletak di sudut kanan atas panel informasi
- Pilih opsi “Unduh peta offline”
- Lakukan penyesuaian area unduhan jika diperlukan
Google Maps juga memberikan fleksibilitas untuk menyesuaikan cakupan area yang ingin diunduh. Sebelum proses pengunduhan dimulai, Google Maps akan menampilkan perkiraan ukuran file yang diperlukan.
Ukuran file akan semakin kecil jika Anda memilih area yang lebih spesifik. Agar data peta tetap aktual, aktifkan fitur “pembaruan otomatis” di bagian pengaturan. Dengan demikian, peta akan diperbarui secara berkala, setiap dua minggu sekali.
Setelah perjalanan mudik selesai atau jika memori ponsel Anda mulai penuh, Anda dapat menghapus peta yang tidak lagi dibutuhkan. Caranya, buka Google Maps, lalu sentuh foto profil atau inisial nama Anda. Pilih menu “Peta Offline,” kemudian sentuh ikon tiga titik pada peta yang ingin dihapus. Terakhir, pilih “Hapus.”