Jakarta, RAGAMUTAMA.COM – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melaporkan penurunan signifikan angka kecelakaan lalu lintas (lalin) dan korban meninggal dunia selama arus mudik Lebaran 2025. Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan ini.
Dudy menekankan keberhasilan tersebut diraih berkat sinergi kuat antara berbagai pihak, termasuk Korlantas Polri, pemerintah daerah, kementerian terkait, dan seluruh pemangku kepentingan. Kerja sama aktif ini telah terjalin sejak awal tahun 2025 untuk memastikan mudik Lebaran berjalan lancar, aman, dan selamat.
“Alhamdulillah, kita mencatat penurunan drastis jumlah kecelakaan dan korban meninggal selama arus mudik tahun ini. Ini buah dari kerja keras bersama Kementerian Perhubungan, Polri, pemerintah daerah, dan semua pihak yang terlibat,” ujar Dudy saat meninjau Tol Jakarta-Cikampek, Kamis (3/4/2025).
Jumlah Kecelakaan dan Korban Tewas Menurun 32 Persen pada Mudik 2025
Jumlah Kecelakaan dan Korban Tewas Menurun 32 Persen pada Mudik 2025
1. Penurunan angka kecelakaan
Dudy menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas dedikasi dalam memastikan kelancaran dan keselamatan arus mudik Lebaran melalui jalur darat, laut, dan udara.
Kemenhub, bersama Polri dan pemerintah daerah, menekankan pentingnya penerapan standar keselamatan yang ketat di seluruh moda transportasi.
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Agus Suryonugroho menyatakan keberhasilan Operasi Ketupat 2025 ditunjukkan oleh data kecelakaan yang menurun signifikan.
“Dari tanggal 23 Maret hingga 2 April 2025, jumlah kecelakaan turun dari 2.152 kasus menjadi 1.477 kasus, atau sekitar 31,37 persen,” jelas Agus.
2. Jumlah korban kecelakaan saat mudik berkurang drastis
Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan juga menurun drastis, dari 324 korban pada 2024 menjadi 223 korban pada 2025, atau sekitar 32 persen.
Agus juga menegaskan komitmennya untuk mengamankan arus balik Lebaran 2025.
“Strategi seperti pengalihan arus, sistem one way, dan contraflow, telah disiapkan untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas,” tambahnya.
3. Peran masyarakat dalam penurunan jumlah kecelakaan dan korban meninggal
Dudy juga menyoroti peran penting kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan sabuk pengaman dan helm, memilih waktu mudik yang fleksibel, melakukan pengecekan kendaraan, dan memanfaatkan transportasi umum.
Dudy mengajak masyarakat untuk senantiasa memprioritaskan keselamatan berlalu lintas, tidak hanya selama periode mudik dan balik Lebaran, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.
“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Mari kita jaga keselamatan diri sendiri dan orang lain dengan selalu mematuhi peraturan dan waspada,” pesannya.
Dudy berharap keberhasilan arus mudik Lebaran 2025 ini dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan sistem transportasi dan keselamatan lalu lintas ke depannya.
Kebijakan seperti bekerja dari rumah (WFA), mudik gratis, penurunan tarif tiket pesawat, diskon tarif tol, dan rekayasa lalu lintas terbukti memberikan dampak positif terhadap kelancaran mudik Lebaran 2025.