Ragamutama.com, Jakarta – Selama periode mudik Lebaran 2025, terpantau adanya penurunan volume lalu lintas di jalan tol yang mengarah ke Puncak dan Merak dari kawasan Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek). PT Jasa Marga (Persero) Tbk. bahkan melaporkan bahwa jumlah kendaraan yang bergerak dari Jabotabek menuju selatan (Puncak) dan barat (Merak) dalam kurun waktu sepuluh hari menjelang Hari Raya Idul Fitri justru lebih rendah dibandingkan hari-hari biasa.
Menurut Lisye Octaviana, Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju Merak melalui Gerbang Tol Cikupa tercatat sebanyak 491.987 unit. “Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 6,4 persen dibandingkan lalu lintas normal,” jelas Lisye dalam keterangan tertulis yang dirilis pada hari Selasa, 1 April 2025.
Sementara itu, jumlah kendaraan yang keluar dari Jabotabek menuju Puncak melalui Gerbang Tol Ciawi adalah sebanyak 375.676 unit. Jumlah ini juga lebih rendah, yakni sebesar 0,3 persen, jika dibandingkan dengan rata-rata lalu lintas harian di kondisi normal.
Secara keseluruhan, Lisye mengungkapkan bahwa terdapat 1.953.891 kendaraan yang meninggalkan Jabotabek selama periode mudik yang berlangsung dari tanggal 21 hingga 31 Maret 2025. Jika dibandingkan dengan periode Lebaran tahun 2024, angka ini menunjukkan adanya sedikit peningkatan sebesar 0,5 persen.
Sebaliknya, peningkatan yang cukup signifikan justru terjadi pada lalu lintas dari Jabotabek menuju wilayah timur Pulau Jawa. Volume kendaraan yang bergerak dari Jabotabek menuju timur (jalur tol trans Jawa dan Bandung) mencapai 1.095.489 unit.
Lisye menambahkan bahwa lalu lintas dari Jabotabek menuju arah timur selama periode mudik juga mengalami lonjakan dibandingkan hari-hari biasanya. “Lalu lintas yang meninggalkan Jabotabek menuju Trans Jawa melalui Gerbang Tol Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek mencapai 726.565 kendaraan, melonjak sebesar 139,1 persen dibandingkan lalu lintas normal,” paparnya.
Untuk lalu lintas dari Jabotabek menuju Bandung melalui Gerbang Tol Kalihurip Utama, tercatat sebanyak 368.924 kendaraan. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 3,3 persen dibandingkan kondisi lalu lintas normal.
“Secara keseluruhan, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju Trans Jawa dan Bandung melalui kedua gerbang tol tersebut mencapai 1.095.489 unit, meningkat tajam sebesar 65,7 persen dibandingkan lalu lintas normal,” pungkas Lisye.
Pilihan Editor: Celios Ungkap Sejumlah Indikator Penurunan Konsumsi di Periode Lebaran Tahun Ini