RAGAMUTAMA.COM – Ekspresi Manajer Tim Ducati, Davide Tardozzi, menggambarkan kompleksitas yang dirasakannya menyusul performa kontras antara Marc Marquez dan Francesco Bagnaia.
Francesco “Pecco” Bagnaia berhasil memenangkan balapan MotoGP Amerika 2025 setelah melewati tantangan di dua seri pembuka musim ini.
Sebaliknya, Marc Marquez, yang sebelumnya mendominasi dua seri pembuka MotoGP 2025, harus menelan kekecewaan pahit.
The Baby Alien, julukan yang melekat pada Marquez, gagal mempertahankan rekor kemenangannya setelah mengalami kecelakaan di tikungan empat pada lap ke-9.
Penyebab Kecelakaan Marc Marquez pada Balapan MotoGP Amerika
Melihat hasil yang beragam tersebut, Tardozzi merasa bangga dengan pencapaian Bagnaia, namun juga merasakan kesedihan atas insiden yang menimpa Marquez.
“Perasaan saya campur aduk. Kami sangat senang untuk Pecco, tetapi di sisi lain, kami juga merasa sedih,” ungkapnya.
“Saya sudah berbicara dengan Marc. Dia meminta maaf, tetapi kesalahan seperti ini adalah bagian dari balapan dan bisa terjadi pada siapa saja,” jelas Tardozzi seperti yang dikutip dari Crash.
Ducati sebenarnya memasang target yang cukup ambisius di MotoGP Amerika 2025, yaitu finis di posisi pertama dan kedua.
MotoGP 2025: Komentar Bagnaia Mengenai Penampilan Impresif Marquez
Namun, akibat hasil ini, Marquez harus turun ke posisi kedua dalam klasemen sementara MotoGP 2025 dengan total 75 poin. Posisi teratas kini diduduki oleh adiknya, Alex Marquez, dengan perolehan 87 poin. (crash/mcr15/jpnn)
Ducati Panigale V4 Tricolore Italia, Motor Gede Spesial Bernuansa Azzurro, Hanya Tersedia 163 Unit