Ragamutama.com Insiden kecelakaan Marc Marquez di MotoGP Amerika 2025 mengingatkan pentingnya pengendalian emosi di lintasan balap.
Untuk pertama kalinya di MotoGP 2025, Marc Marquez gagal menyelesaikan balapan.
Kejadian tersebut terjadi di tikungan kelima pada lap ke-9, Senin (31/3/2025) dini hari WIB, saat ia memimpin balapan.
Analisis menunjukkan Marc Marquez terlalu reaktif saat Francesco Bagnaia mendekat.
Pengamat MotoGP, Oscar Haro, menilai Marquez perlu lebih tenang dan tidak gegabah.
“Kesalahan ini muncul dari kepercayaan diri yang berlebihan,” ujar Oscar, seperti dikutip Juara.net dari Motosan.es.
“Marc butuh lebih banyak ketenangan di lintasan.”
“Balapan di Austin Minggu lalu merupakan perpaduan antara faktor tersebut dan kondisi lintasan yang licin,” tambahnya.
Kabar Baik dari Jorge Martin: Kemungkinan Comeback di MotoGP Qatar 2025
Marquez sebenarnya tak perlu panik dikejar Bagnaia. Ia bisa menerapkan strategi seperti dua seri sebelumnya, membiarkan Alex Marquez memimpin, lalu menyalip di akhir balapan.
“Saya rasa dia terlalu memaksakan diri, karena tidak biasa baginya ketika melihat Pecco mendekat,” kata Haro.
“Ia unggul 0,6 detik di lap berikutnya. Memang bukan kali pertama ia melewati batas lintasan, namun momen ini agak kurang beruntung,” imbuhnya.
Insiden di Austin menjadi pelajaran berharga bagi Marquez untuk balapan yang lebih hati-hati.
“Saya pikir dia banyak belajar dari balapan ini.”
“Dia sangat kecewa, sangat marah hingga membatalkan konferensi pers di Madrid. Namun, kemarahan itu ditujukan pada dirinya sendiri,” jelas Oscar.
Marquez perlu melakukan evaluasi diri sebelum seri Qatar pekan depan.
Analisis Mengenai Kecelakaan Marc Marquez di MotoGP Amerika 2025
Bagnaia telah kembali percaya diri.
Oscar berpendapat Bagnaia adalah pesaing utama Marquez, bukan Alex Marquez.
“Meskipun Álex tampil sangat baik, saya tetap berpendapat satu-satunya yang bisa menantang Marc untuk juara adalah Pecco Bagnaia,” ucap Oscar.
“Hal ini karena berbagai faktor, termasuk kedewasaan dan pengalaman dalam situasi seperti ini.”
“Saya rasa kejadian ini tidak akan berpengaruh banyak pada Marc, sama sekali tidak,” simpulnya.
Akibat insiden di Austin, Marquez turun dari puncak klasemen sementara MotoGP 2025.
Alex Marquez kini memimpin dengan 87 poin.
Marc Marquez berada di posisi kedua dengan 86 poin.
Bagnaia di posisi ketiga dengan 75 poin, perlahan memangkas jarak.
Setelah kegagalan di Austin, seri Qatar menjadi tantangan besar bagi Marquez, terlebih dengan dominasi Bagnaia.
Pembalap Italia itu menjadi juara di Sirkuit Lusail tahun lalu.