Mario Aji: Kebangkitan di Moto2 Amerika 2025, Kisah dari Kebingungan Menuju Kejayaan

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 3 April 2025 - 15:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ragamutama.com Ada cerita menarik di balik penampilan gemilang pembalap Indonesia, Mario Aji, di Moto2 Amerika 2025. Sempat dilanda kebingungan, ia justru berhasil mencetak hasil luar biasa.

Pembalap berusia 21 tahun ini mengukir sejarah baru di Circuit of The Americas (COTA), Austin, Texas, pada Minggu atau Senin (31/3/2025) dini hari WIB.

Dengan finis di posisi ke-9, Mario Aji menjadi pembalap Indonesia pertama yang berhasil menembus 10 besar dalam ajang Moto2 yang sangat kompetitif.

Namun, di balik kesuksesannya tersebut, terungkap bahwa Mario sempat menghadapi sedikit kebingungan sebelum balapan dimulai.

Perubahan cuaca yang tak terduga memaksa Mario dan timnya untuk berpikir keras dan menyesuaikan strategi mereka.

Awalnya, pembalap asal Magetan ini meyakini bahwa balapan akan berlangsung dalam kondisi trek yang kering.

Akan tetapi, hujan deras yang mengguyur COTA secara tiba-tiba mengubah segalanya, memutarbalikkan situasi 360 derajat.

“Jujur, saya datang ke balapan dengan ekspektasi bahwa trek akan kering,” ungkap Mario, seperti dilansir Juara.net dari Honda.racing.

Baca Juga :  Real Madrid Raup Untung Triliunan Rupiah Usai Juarai Liga Champions!

“Sebelumnya, perkiraan cuaca menunjukkan bahwa hari Minggu akan cerah meski sedikit berawan.”

Jorge Martin Diminta Lupakan Persaingan Lawan Marquez dan Bagnaia Dahulu di MotoGP Qatar 2025

“Namun, tiba-tiba hujan mulai turun… Ini membuat setiap pengambilan keputusan menjadi sangat sulit.”

“Saat melakukan lap pengamatan, kami sempat mencoba ban slick. Kondisinya sangat aneh, sektor satu hujan, sektor dua kering, dan sektor tiga kembali hujan lebih deras. Meskipun demikian, trek belum benar-benar basah,” jelasnya.

“Saya merasa sedikit bingung dengan situasi tersebut,” imbuhnya.

Setelah menyelesaikan putaran pengamatan (sighting lap), Mario dan tim akhirnya memutuskan untuk menggunakan ban basah.

Namun, mereka tetap mempertimbangkan kemungkinan untuk beralih ke ban slick jika hujan tiba-tiba berhenti.

Karena hujan tak kunjung reda, Mario akhirnya menjalani balapan dengan ban tipe basah.

Kondisi ini ternyata juga sempat memengaruhi pikirannya.

Pasalnya, ia mencatatkan performa yang kurang memuaskan saat sesi latihan dalam kondisi trek yang basah.

Baca Juga :  Klasemen Liga Voli Korea - Idola Megawati Beri Berkah Tim Mantan Kapten Red Sparks, Pink Spiders Makin Nyaman di Puncak

Luigi Dall’Igna : Setidaknya Kesalahan Marc Membuka Jalan untuk Pecco

Namun, semua keraguan tersebut sirna saat balapan berlangsung.

“Di grid, saya melihat banyak pembalap yang mengganti ban ke tipe basah,” kenangnya.

“Saya dan tim kemudian mengambil keputusan untuk mengganti ke ban slick jika pada saat lap pemanasan hujan berhenti.”

“Tetapi, ternyata hujan tidak berhenti sama sekali, jadi kami tetap menggunakan ban basah.”

“Saya sempat kurang optimistis karena pada hari Jumat, saya merasa kesulitan saat memacu motor di trek basah.”

“Akan tetapi, yang menarik, kepercayaan diri saya justru meningkat seiring dengan berjalannya balapan. Memang, saya sempat menghadapi beberapa kesulitan, motor saya sempat tergelincir dan kehilangan traksi.”

“Saya mencoba untuk sedikit mengubah gaya balap saya, dan pada akhir-akhir balapan, saya merasa bisa mengatasi kondisi tersebut dengan lebih baik.”

“Yang pasti, hari itu akan menjadi salah satu hari paling menantang dalam hidup saya,” pungkas Mario.

Berita Terkait

Bagnaia Tiru Strategi Marquez: Akui Kecerdasan Rekan Setimnya, Ganti Motor
Mantan Juara Dunia, Kento Momota, Pulang Kampung & Incar Jabatan Pelatih Timnas Bulu Tangkis Korea Selatan
Liga Spanyol: Banding Resmi Dilakukan atas Registrasi Dani Olmo
Quartararo Raih Kemenangan Perdana MotoGP: Sejarah Baru Usai Gantikan Rossi di Yamaha
Derby Milan Berakhir Imbang 1-1: Maignan Jadi Tembok Kokoh Pertahanan Rossoneri
Verstappen Beberkan Masalah Red Bull: Bukan Pembalap, Tapi Mobilnya!
Man City Tak Terbendung, Leicester Makin Terpuruk: 2-0 dan Rekor Buruk Van Nistelrooy Berlanjut
Real Madrid Raup Untung Triliunan Rupiah Usai Juarai Liga Champions!

Berita Terkait

Jumat, 4 April 2025 - 09:36 WIB

Bagnaia Tiru Strategi Marquez: Akui Kecerdasan Rekan Setimnya, Ganti Motor

Jumat, 4 April 2025 - 09:11 WIB

Mantan Juara Dunia, Kento Momota, Pulang Kampung & Incar Jabatan Pelatih Timnas Bulu Tangkis Korea Selatan

Jumat, 4 April 2025 - 08:32 WIB

Liga Spanyol: Banding Resmi Dilakukan atas Registrasi Dani Olmo

Jumat, 4 April 2025 - 07:40 WIB

Quartararo Raih Kemenangan Perdana MotoGP: Sejarah Baru Usai Gantikan Rossi di Yamaha

Jumat, 4 April 2025 - 06:35 WIB

Derby Milan Berakhir Imbang 1-1: Maignan Jadi Tembok Kokoh Pertahanan Rossoneri

Berita Terbaru

Cara Menyimpan File di Laptop Agar Tidak Hilang (Freepik)

RagamTips

Cara Menyimpan File di Laptop Agar Tidak Hilang

Jumat, 4 Apr 2025 - 09:18 WIB