Ragamutama.com, Jakarta – Lonjakan permintaan perjalanan udara selama periode mudik Lebaran 2025 mendorong pengoperasian 17 penerbangan baru di berbagai bandara yang berada di bawah pengelolaan PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports). Penambahan ini mencakup rute penerbangan domestik dan internasional.
“Memasuki peak season Lebaran, terlihat peningkatan signifikan dalam permintaan perjalanan udara dibandingkan hari-hari biasa,” ungkap Direktur Utama InJourney Airports, Faik Fahmi, dalam pernyataan tertulis yang dirilis pada hari Sabtu, 5 April 2025.
Menurut Faik, strategi utama InJourney Airports untuk memenuhi peningkatan permintaan ini adalah melalui kolaborasi erat dengan berbagai maskapai penerbangan, dengan tujuan memperkuat konektivitas udara. Penguatan konektivitas ini diwujudkan melalui pembukaan rute-rute penerbangan baru, baik yang menghubungkan berbagai kota di dalam negeri maupun dengan destinasi internasional. “Sesuai dengan upaya ini, bandara-bandara di bawah naungan InJourney Airports, bekerja sama dengan maskapai, telah membuka sejumlah penerbangan baru khusus untuk periode angkutan Lebaran tahun ini,” jelas Faik.
Faik Fahmi menambahkan bahwa InJourney Airports, melalui sinergi dengan maskapai dan dukungan dari Kementerian BUMN serta Kementerian Perhubungan, terus berupaya memastikan kebutuhan perjalanan udara masyarakat terpenuhi dengan baik.
Lebih lanjut, Faik meyakinkan bahwa ketersediaan slot time penerbangan di bandara-bandara terjamin, dengan seluruh 37 bandara yang dikelola siap siaga beroperasi selama 24 jam setiap hari, menyesuaikan jadwal operasional maskapai.
Berikut daftar maskapai yang membuka rute penerbangan baru di bandara-bandara InJourney Airports selama periode angkutan Lebaran 2025:
Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali
Beberapa maskapai mengumumkan pembukaan rute baru, baik internasional maupun domestik, di Bandara I Gusti Ngurah Rai.
Untuk rute internasional, Transnusa membuka rute Denpasar – Perth (Australia) pada tanggal 20 Maret 2025 dengan frekuensi 3 kali seminggu. Sementara itu, Indonesia AirAsia membuka rute Denpasar – Darwin (Australia) pada tanggal 22 Maret 2025, juga dengan frekuensi 3 kali seminggu. Maskapai Saudia membuka rute Denpasar – Singapura mulai tanggal 30 Maret 2025 (3 kali seminggu), diikuti oleh Thai Lion Air dengan rute Denpasar – Bangkok mulai tanggal 3 April 2025 (4 kali seminggu).
Di rute domestik, Garuda Indonesia membuka rute Denpasar – Labuan Bajo pada tanggal 30 Maret 2025 (3 kali seminggu), dan Lion Air membuka rute Denpasar – Palangkaraya mulai tanggal 21 Maret 2025 (4 kali seminggu).
Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang
Maskapai Batik Air membuka rute Jakarta – Palembang mulai tanggal 21 Maret 2025, dengan frekuensi penerbangan 7 kali seminggu.
Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang
Batik Air mulai mengoperasikan rute Palembang – Jakarta pada tanggal 21 Maret 2025, dengan frekuensi 7 kali seminggu.
Bandara Juanda, Surabaya
China Southern membuka rute Surabaya – Guangzhou (China) mulai tanggal 21 Maret 2025, dengan frekuensi 4 kali seminggu.
Bandara Sam Ratulangi, Manado
Wings Air membuka rute Manado – Gorontalo pada tanggal 21 Maret 2025, dengan frekuensi 4 kali seminggu.
Transnusa juga mengoperasikan penerbangan charter dari Manado – Nanjing (China) pada tanggal 30 Maret 2025, 4 April 2025, 10 April 2025, 14 April 2025, 20 April 2025, dan 25 April 2025.
Bandara Tjilik Riwut, Palangkaraya
Lion Air membuka rute Palangkaraya – Denpasar pada tanggal 21 Maret 2025 (4 kali seminggu), diikuti dengan rute Palangkaraya – Makassar (4 kali seminggu) dan Palangkaraya – Lombok (7 kali seminggu) pada tanggal 22 Maret 2025.
Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar
Lion Air membuka rute Makassar – Palangkaraya mulai tanggal 22 Maret 2025 (4 kali seminggu).
Bandara Zainuddin Abdul Majid, Lombok
Lion Air membuka rute Lombok – Palangkaraya mulai tanggal 22 Maret 2025 (7 kali seminggu).
Bandara Ahmad Yani, Semarang
Super Air Jet membuka rute Semarang – Tarakan mulai tanggal 22 Maret 2025 (3 kali seminggu).
Secara keseluruhan, dalam rangka menyambut angkutan Lebaran 2025, terdapat 10 maskapai yang membuka total 17 rute penerbangan baru di 9 bandara yang dikelola oleh InJourney Airports.
“Dengan konektivitas penerbangan yang semakin baik, bandara-bandara InJourney Airports siap mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran,” pungkas Faik.
Pilihan Editor: KSPI: Langkah Mitigasi Prabowo Hadapi Tarif Impor Trump Tak Bisa Antisipasi Ancaman PHK