Lebaran Sepi Pembeli: Menteri UMKM Sarankan Jual Parsel Online

- Penulis

Kamis, 3 April 2025 - 08:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ragamutama.com, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, mengusulkan strategi pemasaran parsel Lebaran melalui platform e-commerce. Usulan ini muncul setelah beliau menyaksikan minimnya pembeli parsel di Pasar Cikini menjelang Idul Fitri 1446 Hijriah.

“Kita perlu memberikan edukasi dan mendorong para pengusaha di pasar-pasar konvensional agar beradaptasi dengan metode pemasaran digital. Ini yang sedang kami dorong,” ujar Maman saat ditemui di kediamannya di Tangerang Selatan pada Rabu, 2 April 2025.

Maman memaparkan laporan Deputi Usaha Kecil menunjukkan peningkatan jumlah UMKM yang beralih ke pemasaran digital. Beliau berpendapat strategi ini juga efektif untuk produk musiman seperti parsel Lebaran. Menanggapi sepinya pembeli di pasar konvensional, Maman menjelaskan hal tersebut sebagai dampak perubahan pola belanja masyarakat.

Baca Juga :  Ekonom Sebut Industri Tekstil Makin Tak Berdaya, Saling Sikut Agar Tak Mati

“Yang tadinya berbelanja langsung ke lokasi kini beralih ke belanja online,” jelas politikus Partai Golkar tersebut. Beliau meyakini banyak masyarakat yang membeli parsel Lebaran melalui e-commerce, bahkan mencontohkan pengalaman pribadinya: “Saya sendiri sebagian pesanan parsel juga dari e-commerce.”

Menurut Maman, pemesanan parsel melalui e-commerce menawarkan kemudahan karena pengiriman langsung ke alamat tujuan. “Lebih praktis daripada harus menyimpan stok di satu tempat, lalu mengantarkannya sendiri. Sekarang, pengiriman langsung dari penjual ke pembeli,” jelasnya, merinci keuntungan belanja online.

Kelesuan daya beli masyarakat selama Ramadan tahun ini juga dirasakan pedagang di Pasar Kembang Cikini, Jakarta Pusat. Saat Tempo mengunjungi pasar tersebut Jumat siang, 28 Maret 2025, hanya terlihat beberapa pengunjung yang melihat-lihat produk.

Baca Juga :  Anjloknya Bursa Asia Pagi Ini: Dampak Kebijakan Tarif Trump

Beberapa pedagang mengeluhkan penurunan jumlah pembeli. “Penjualan sangat menurun. Sepi sekali setiap hari,” ungkap Andi—bukan nama sebenarnya—salah satu pedagang di Jakarta Pusat.

Andi memperkirakan penjualan parsel anjlok hingga 75 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Jika tahun lalu mampu menjual 30 hingga 40 parsel per hari, kini terjual 4 saja sudah untung. Itu pun, katanya, berkat penjualan online.

“Tanpa penjualan online, pasti kosong. Terjual satu saja sudah bersyukur,” ujarnya. “Dulu, kami bisa mengirim sampai 10 mobil angkutan setiap pagi,” keluhnya.

Dede Leni Mardianti berkontribusi pada penulisan artikel ini.

Pilihan Editor: Lonjakan Pinjaman Online: Kredit Macet Setelah Lebaran

Berita Terkait

Ekonom Ungkap Kekhawatiran PHK Massal Akibat Kebijakan Tarif Trump
Harga Emas Antam Meroket! Simak Penyebab Kenaikan Jadi Rp 1.836.000
Idul Fitri Selamatkan Indeks Manufaktur Maret: Analisis Kemenperin
Harga Minyak Terjun Bebas! Trump dan OPEC+ Jadi Biang Keladi?
Harga Minyak Anjlok: Dampak Kebijakan Tarif Trump Terhadap Pasar Global
Harga CPO Stabil di Atas MYR 4.000: Analisis Dampak Tekanan Global
Inflasi: Panduan Lengkap Memahami, Mencegah, dan Mengatasi Dampaknya
Tiket Kereta Lebaran Yogyakarta Ludes: KAI Daop 6 Umumkan Penjualan 93 Persen!

Berita Terkait

Jumat, 4 April 2025 - 04:59 WIB

Ekonom Ungkap Kekhawatiran PHK Massal Akibat Kebijakan Tarif Trump

Jumat, 4 April 2025 - 00:59 WIB

Harga Emas Antam Meroket! Simak Penyebab Kenaikan Jadi Rp 1.836.000

Jumat, 4 April 2025 - 00:15 WIB

Idul Fitri Selamatkan Indeks Manufaktur Maret: Analisis Kemenperin

Kamis, 3 April 2025 - 23:31 WIB

Harga Minyak Terjun Bebas! Trump dan OPEC+ Jadi Biang Keladi?

Kamis, 3 April 2025 - 22:55 WIB

Harga Minyak Anjlok: Dampak Kebijakan Tarif Trump Terhadap Pasar Global

Berita Terbaru

travel

Kisah Inspiratif: Tips Terbang ke Luar Negeri

Jumat, 4 Apr 2025 - 04:39 WIB