RAGAMUTAMA.COM – AUSTIN – MotoGP Amerika di Circuit of The Americas, Austin, Texas, yang berlangsung pada 28-30 Maret lalu, masih menyisakan perbincangan hangat, khususnya mengenai Marc Marquez.
Start balapan MotoGP Amerika diwarnai insiden yang dipicu oleh Marc Marquez. Banyak pihak berpendapat bahwa manuver sang pembalap Ducati Lenovo bernomor 93 itu menyebabkan serangkaian drama yang merugikan beberapa pembalap lainnya.
Akan tetapi, sorotan utama tertuju pada kegagalan Marc Marquez mencapai garis finis dalam balapan tersebut.
Marc Marquez mengalami kecelakaan pada lap ke-9 dari total 19 lap, saat dirinya tengah memimpin balapan.
Penyebab Kecelakaan Marc Marquez di MotoGP Amerika
Kepada DAZN, Marc Marquez memberikan penjelasan mengenai kondisinya setelah gagal meraih poin di Texas, yang secara langsung memengaruhi posisinya dalam klasemen sementara.
“Saya telah mengakui kesalahan yang menyebabkan kegagalan finis kepada seluruh tim. Ini murni kesalahan saya, dan saya telah meminta maaf. Saya berharap seluruh kru tidak berpikir bahwa ada masalah pada motor. Tidak perlu ada perubahan dalam tim. Ini menjadi pelajaran berharga bagi saya,” ungkapnya.
“Saya merasa siap untuk melanjutkan balapan. Kepercayaan diri saya tetap tinggi,” lanjut Marc Marquez.
Kakak dari Alex Marquez tersebut berharap timnya tetap termotivasi untuk melanjutkan pekerjaan yang menurutnya telah berjalan dengan sangat baik sejauh ini.
Pernyataan Tegas dari Kandidat Pemimpin Klasemen MotoGP 2025
“Tidak perlu ada kepanikan. Saya bukan Superman, dan ini bukanlah sebuah bencana besar. Kejuaraan masih panjang. Saya memilih untuk melihat sisi positifnya, sesuatu yang bisa diambil sebagai pelajaran,” tuturnya.
“Bahkan di klasemen, saya masih berada di posisi kedua, hanya terpaut satu poin dari pemimpin klasemen. Saya tetap optimis dan sudah fokus memikirkan MotoGP Qatar,” imbuh Marc Marquez.
MotoGP Qatar akan digelar di Lusail International Circuit pada tanggal 11-13 April. (dazn/as/jpnn)
Augusto Fernandez Antusias Menyongsong MotoGP Qatar