RAGAMUTAMA.COM – Ada satu penyesalan dalam karier sepak bola Jordi Cruyff, yakni bergabung dengan Manchester United.
Jordi Cruyff menjadi buah bibir setelah diangkat sebagai Penasehat Teknis PSSI.
Kehadiran pria asal Belanda itu diumumkan oleh induk sepak bola Indonesia pada Selasa (25/2/2025).
Cruyff akan berkolaborasi dengan pelatih baru timnas Indonesia, Patrick Kluivert.
“Saya sangat bersemangat,” ucap Cruyff usai diumuman sebagai Penasehat Teknis PSSI.
“Saya sangat menantikan untuk berbagi pengalaman dan ilmu untuk berkontribusi bagi kemajuan sepak bola di Indonesia.”
“Para talenta ada di sini, dan dengan struktur serta dukungan yang tepat, kami dapat mencapai tingkatan baru di panggung internasional,” tutur si lelaki kelahiran Amsterdam.
Cruyff punya segudang pengalaman di dunia sepak bola.
Namun, perjalanan karier dia sebagai pemain tak selalu mulus.
Manchester United pernah memberikan memori buruk bagi Cruyff.
Alkisah, pada tahun 1996, sosok berpostur 185 sentimeter itu diboyong ke Old Trafford dari Barcelona dalam usia 22 tahun.
Cruyff masuk gerbong rekrutan musim panas lainnya bersama Ole Gunnar Solskjaer, Ronny Johnsen, Karel Poborsky, dan Raimond van der Gouw.
Kepiawaian sang gelandang dalam melakoni berbagai peran di sepertiga akhir lapangan membuat kepincut pelatih legendaris United, Sir Alex Ferguson.
Diharapkan jadi bintang baru United, Cruyff justru meredup.
Gangguan cedera telah menghambat performa dia di The Red Devils.
Cruyff tak bisa lagi mencapai standar penampilan top dan hanya mengemas 22 penampilan plus 3 gol pada musim debut bersama United.
Diakui Cruyff, dirinya menyesal pindah ke Inggris dalam usia yang terlalu muda.
“Ketika Anda mengambil langkah seperti pindah ke Manchester United, Anda harus cukup dewasa dan saya mungkin kurang satu tahun,” kata jebolan akademi Ajax itu kepada BBC Sports pada 2019.
“Saya jatuh dari satu cedera ke cedera lain dan saya tidak pernah bisa berlari dan menunjukkan pada manajer bahwa dia bisa mengandalkan saya.”
“Saya tidak banyak bermain di sana,” ucapnya.
Cruyff sempat mencari menit bermain di Celta Vigo sebagai pemain pinjaman.
Si pemain mencetak dua gol dari delapan penampilan bersama klub Spanyol sebelum kembali ke Man United.
Cruyff pun mengakhiri kisah bareng United pada thun 2000 dan pindah ke Alaves.
Dia kemudian lompat menuju Espanyol, Metalurh Donestsk, dan mengakhiri karier di Valletta.