“`html
JAKARTA, RAGAMUTAMA.COM – Bimbim, drummer grup musik Slank sekaligus putra dari almarhumah Bunda Iffet, memberikan penjelasan mengenai kaus putih yang dikenakan oleh seluruh personel Slank dan keluarga besar saat prosesi pemakaman ibundanya.
Bimbim mengungkapkan bahwa dirinya dan anggota keluarga lainnya tidak menyadari bahwa Bunda Iffet ternyata telah menyiapkan kaus seragam tersebut jauh-jauh hari.
“Kami sama sekali tidak tahu apa-apa. Tiba-tiba saja kami mendapatkan seragam ini,” ujar Bimbim seperti yang dikutip dari Kompas TV, Senin (28/4/2025).
“‘Ini wajib dipakai,’ begitulah Bunda,” imbuhnya, menggambarkan karakter sang ibunda.
Kaka, sang vokalis Slank, menambahkan bahwa persiapan kaus tersebut dilakukan secara rahasia oleh Bunda Iffet.
“Itu tahun 2017, sebelum masa pandemi, secara diam-diam. Siapa saja yang terlibat dalam merencanakan seragam ini, kami tidak tahu,” kata Kaka.
“Beliau mencetak sendiri baju yang kini kita kenakan,” lanjutnya.
Menurut keterangan dari asisten Bunda Iffet, seragam khusus itu sebenarnya sudah dipersiapkan sejak delapan tahun silam.
Tidak ada seorang pun yang mengetahui rencana ini, karena selain dilakukan secara tertutup, asisten yang mengetahui pun baru berani mengungkapkannya setelah Bunda Iffet berpulang.
“Kata teman-teman, itu tahun 2017, delapan tahun lalu,” ucap Bimbim.
“Ada asisten Bunda yang merasa takut untuk berbicara, tidak berani. Baru setelah Bunda meninggal, dia berani mengungkapkan semuanya,” jelasnya.
Menambahkan keterangan Bimbim, Kaka, selaku vokalis Slank, menyatakan bahwa kaus tersebut telah dicetak lengkap dengan inisial nama.
“Ada inisial namanya, bahkan panggilan sayang dari almarhum suaminya pun tertera,” tutur Kaka.
“Saya tidak tahu berapa banyak yang dicetak, tapi yang jelas, beliau mencetak sekitar seratus kaus dan semuanya dinamai satu per satu. Semua ditulis tangan sendiri oleh Bunda,” pungkasnya.
Bunda Iffet menghembuskan napas terakhir pada hari Sabtu (26/4/2025) sekitar pukul 22.42 WIB.
Menurut Bimbim, faktor usia dan sejumlah penyakit yang diderita menjadi penyebab wafatnya Bunda Iffet.
“`