Ragamutama.com – Kedatangan Igor Tudor sebagai juru taktik baru langsung menghadirkan dampak signifikan bagi Juventus. Sebuah momen krusial ketika ia berperan layaknya “anak gawang” ternyata memicu terciptanya gol kemenangan Juventus atas Genoa.
Igor Tudor menunjukkan kecerdasan taktik dan kejeliannya dalam membaca situasi saat mengantarkan Juventus meraih tiga poin penting melawan Genoa.
Pertandingan pekan ke-30 Serie A musim 2024-2025 yang mempertemukan Juventus dan Genoa berlangsung di Stadion Allianz, pada hari Sabtu (29/3/2025).
Di bawah arahan Igor Tudor, Juventus berhasil memenangkan pertandingan dengan skor tipis 1-0, berkat gol semata wayang yang dicetak oleh Kenan Yildiz pada menit ke-25.
Tudor, yang menjalani debutnya sebagai pelatih Juventus dalam laga ini, secara tak terduga mengambil peran sebagai ball boy atau anak gawang di pinggir lapangan.
Tindakan ini dilakukannya semata-mata untuk memastikan bahwa timnya dapat melakukan lemparan ke dalam secepat mungkin, mempercepat tempo serangan.
Tudor baru saja diumumkan sebagai pelatih kepala Juve, menggantikan Thiago Motta, hanya enam hari sebelum pertandingan krusial melawan Genoa.
Pelatih berkebangsaan Kroasia ini, yang sebelumnya pernah menjabat sebagai asisten pelatih Andrea Pirlo di Juventus, langsung menerapkan perubahan formasi tim menjadi 3-4-2-1.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya permainan menyerang yang cepat dan efisien.
Implementasi dari pendekatan ini terlihat jelas dalam jalannya pertandingan, terutama saat bola keluar lapangan dan mengarah ke area teknik Juventus.
Tanpa keraguan sedikit pun, Tudor sigap mengambil bola dan dengan cepat melemparkannya ke arah Teun Koopmeiners. Setelah itu, Tudor berteriak, mendesak Koopmeiners untuk segera melakukan lemparan ke dalam.
Dusan Vlahovic kemudian menyundul bola, mengarahkan si kulit bundar ke arah Kenan Yildiz yang menunggu di dalam kotak penalti.
Kenan Yildiz menunjukkan akselerasi yang luar biasa. Ia berhasil melewati hadangan Koni De Winter sebelum melepaskan tendangan keras yang tak mampu dihalau oleh penjaga gawang Nicola Leali.
Aksi cepat Tudor dalam melempar bola kepada Koopmeiners menjadi semakin menarik, mengingat peran ball boy atau anak gawang di Serie A telah mengalami perubahan sejak awal musim ini.
Menurut laporan dari Football Italia, anak gawang kini tidak lagi diizinkan memberikan bola secara langsung kepada pemain.
Sebaliknya, mereka diwajibkan untuk meletakkan bola di tempat khusus yang telah disediakan di sepanjang garis lapangan, sehingga pemain dapat mengambilnya sendiri.
Perubahan regulasi ini bertujuan untuk mempercepat tempo permainan secara keseluruhan. Namun, Tudor berhasil menemukan cara unik untuk memaksimalkan kecepatan permainan timnya.
Berkat inisiatif Tudor tersebut, Juventus berhasil kembali ke jalur kemenangan setelah sebelumnya menelan kekalahan beruntun di Serie A, masing-masing dari Fiorentina (0-3) dan Atalanta (0-4).