Bekas jerawat, baik PIE maupun PIH, seringkali menurunkan rasa percaya diri. Namun, jangan khawatir! Memahami perbedaan PIE dan PIH adalah kunci untuk mengatasi masalah ini.
Setelah memahami perbedaannya, perawatan yang tepat dapat diberikan sesuai penyebabnya. PIE dan PIH memiliki penyebab berbeda, sehingga penampilannya pun berbeda; ada yang kemerahan dan ada yang kehitaman.
Sebenarnya, bekas jerawat ini normal dan tidak berbahaya. Menurut Cleveland Clinic, sekitar 80% orang berusia 11-30 tahun mengalami masalah jerawat.
Lebih lanjut, 1 dari 5 orang dalam kelompok usia tersebut memiliki bekas jerawat, baik PIE maupun PIH. Lalu, apa perbedaan keduanya?
Perbedaan Bekas Jerawat PIE dan PIH
Untuk memahami perbedaan PIE dan PIH secara lengkap, mari bahas masing-masing kondisi kulit ini:
1. Post-Inflammatory Erythema (PIE)
Bekas jerawat berwarna kemerahan atau sedikit ungu mengindikasikan PIE (post-inflammatory erythema). Healthline menyebutkan PIE lebih sering muncul pada kulit cerah dan dapat bertahan hingga beberapa bulan.
Warna kemerahan disebabkan oleh pelebaran, peradangan, atau kerusakan pada kapiler (pembuluh darah kecil) di bawah kulit. Biasanya, PIE muncul akibat jerawat kistik.
Mengutip Cleveland Clinic, jerawat kistik merupakan jenis jerawat parah yang besar, nyeri, dan berisi nanah.
2. Post-Inflammatory Hyperpigmentation (PIH)
Post-inflammatory hyperpigmentation (PIH) merupakan kebalikan dari PIE. Bekas jerawat ini berwarna kehitaman dan umum terjadi pada kulit cenderung gelap.
PIH muncul akibat kerusakan kulit dari jerawat, luka, ruam, atau peradangan. Kulit kemudian memproduksi melanin berlebih selama regenerasi, menghasilkan warna kehitaman. Melanin adalah pigmen yang memberi warna pada kulit.
Menurut Very Well Health, memencet jerawat meningkatkan risiko PIH karena menyebabkan peradangan. Hindari kebiasaan ini untuk mencegah bekas jerawat yang bertahan lama.
Bahan Aktif untuk Menghilangkan PIE dan PIH
PIE dan PIH umumnya hilang dengan sendirinya setelah beberapa bulan. Namun, beberapa bahan aktif dapat mempercepat proses pemudarannya, menurut Healthline dan Very Well Health. Berikut beberapa di antaranya:
-
Vitamin C, efektif mengurangi PIE dan PIH berkat sifatnya yang mencerahkan kulit.
-
Niacinamide (vitamin B3), mengurangi peradangan dan memudarkan PIE. Bahan ini juga membantu mengurangi munculnya jerawat kistik.
-
Alpha Hydroxy Acid (AHA), terutama glycolic acid, mempercepat regenerasi kulit dan memudarkan PIH.
-
Azelaic Acid, mengatasi jerawat dan PIH dengan mengurangi peradangan dan mempercepat pergantian sel kulit.
-
Retinoid, mempercepat pergantian sel kulit, membantu memudarkan PIH.
5 Kandungan Skincare untuk Atasi Bruntusan agar Kulit Lebih Halus