Ragamutama.com Setelah perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 Masehi, banyak yang penasaran dengan harga emas terbaru, khususnya emas batangan.
Artikel ini dari TribunKaltara.com menyajikan informasi harga emas Antam hari ini, tiga hari setelah Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah.
Terpantau, harga emas Antam kembali mengalami kenaikan signifikan pasca Lebaran Idul Fitri.
Harga emas Antam hari ini mencapai Rp 1.836.000 per gram untuk harga dasar emas batangan.
Sementara itu, harga emas Antam setelah ditambahkan pajak mencapai Rp 1.840.590 per gram.
Artinya, harga emas Antam hari ini naik Rp 17.000 dibandingkan harga pada Rabu, 2 April 2025, yang hanya Rp 1.819.000 per gram untuk harga dasar.
Harga emas Antam setelah pajak pada Rabu kemarin tercatat sebesar Rp 1.823.548 per gram.
Data harga emas Antam hari ini dikutip dari laman logam mulia yang diakses TribunKaltara.com pada pukul 09.48 WITA.
Update harga emas Antam bersumber dari Butik Emas LM Grahadipta – Jakarta, yang diperbarui setiap pukul 08.30 WIB.
Perlu diingat, harga emas dapat berbeda di setiap daerah dan sewaktu-waktu dapat berubah.
Untuk melihat harga emas Antam terkini, silakan kunjungi laman logam mulia di sini.
Berat Harga Dasar Harga (+Pajak PPh 0.25 persen)
Emas Batangan
0.5 gr 968.000 970.420
1 gr 1.836.000 1.840.590
2 gr 3.612.000 3.621.030
3 gr 5.393.000 5.406.483
5 gr 8.955.000 8.977.388
10 gr 17.855.000 17.899.638
25 gr 44.512.000 44.623.280
50 gr 88.945.000 89.167.363
100 gr 177.812.000 178.256.530
250 gr 444.265.000 445.375.663
500 gr 888.320.000 890.540.800
1000 gr 1.776.600.000 1.781.041.500
*Harga emas Antam sewaktu-waktu dapat berubah
Tips Investasi Emas untuk Pemula agar Lebih Menguntungkan
Bagi pemula atau generasi muda yang baru memulai investasi emas, penting untuk memperhatikan beberapa hal agar investasi emas dapat memberikan keuntungan yang optimal.
Berikut beberapa tips investasi emas yang disampaikan oleh COO Lakuemas, Geoffrey Aten, di Dazzling Jewelery Festival 2023, Summarecon Mal Bekasi.
Investasikan Uang “Dingin”
Geoffrey menyarankan untuk menggunakan uang “dingin” dalam berinvestasi emas.
Uang “dingin” adalah uang tabungan yang tidak terpakai dan dapat disisihkan dari penghasilan, tanpa mengganggu kebutuhan pokok sehari-hari.
Nominal uang yang digunakan untuk membeli emas tidak akan mengganggu stabilitas keuangan.
“Investasi emas sebaiknya menggunakan uang dingin agar kita tidak merasa rugi dan terlalu berharap pada hasilnya,”
“Karena investasi emas adalah investasi jangka panjang.
Jangan berharap beli emas hari ini, besok atau seminggu lagi langsung untung,” kata Geoffrey.
Berbeda dengan saham yang fluktuatif dan hasilnya terlihat dalam beberapa bulan.
Menggunakan uang “dingin” juga membantu kita untuk tidak mengharapkan hasil investasi dalam jangka pendek.
Mencicil Emas Digital
Jika anggaran terbatas, tetapi ingin berinvestasi emas, mencicil emas digital bisa menjadi pilihan.
“Emas digital harganya berbeda dengan emas fisik karena tanpa biaya sertifikat,”
“Biaya sertifikat baru dikenakan saat kita mengubah tabungan digital menjadi emas fisik,” tambah Geoffrey.
Membeli emas digital mengurangi pengeluaran karena tidak ada biaya sertifikat.
Dengan mencicil, kita bisa membeli emas dalam gram kecil dan menggabungkannya hingga mencapai jumlah yang diinginkan.
“Teknik mencicil ini memungkinkan kita untuk membeli emas sedikit demi sedikit, tidak perlu sekaligus.
Daripada tidak sama sekali, lebih baik menggunakan strategi mencicil ini,” jelasnya.
Mencicil Emas Fisik Secara Teratur
Mencicil emas fisik secara teratur dapat lebih menguntungkan.
Geoffrey mencontohkan, jika memiliki uang dingin Rp 10 juta untuk investasi emas batangan, jangan dihabiskan sekaligus.
“Jika semuanya dihabiskan sekaligus, keuntungan yang didapatkan tidak akan optimal.
Metode ini juga berlaku untuk jenis investasi lainnya,” ujar Geoffrey.
Cara yang lebih baik adalah mengalokasikan misalnya Rp 1.000.000 untuk membeli satu gram emas hari ini.
Manfaatkan saat harga emas turun untuk membeli lagi dengan alokasi dana yang sama.
Ulangi hingga dana investasi habis, lalu tunggu hasilnya dalam jangka panjang.
“Jika harga emas naik, tahan dulu uangnya.
Beli lagi saat harga turun,” sarannya.
Mencicil emas lebih menguntungkan daripada membeli semua emas sekaligus dengan dana Rp 10 juta dalam sehari.
(*)
Berita Harga Emas
Baca Berita Terkini Tribun Kaltara di Google News