Ragamutama.comnjelang debutnya bersama tim nasional Indonesia, Emil Audero mengungkapkan dua sosok berpengaruh yang menjadi mentornya, termasuk seorang pemain yang pernah menghentikan laju Lionel Messi.
Meskipun telah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI), Emil Audero belum mendapat kesempatan bermain untuk timnas Indonesia.
Penjaga gawang berusia 28 tahun ini dipanggil pelatih Patrick Kluivert untuk pertandingan melawan Australia dan Bahrain dalam babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Namun, Emil belum mendapatkan kesempatan bermain dalam laga tersebut.
Kehadirannya di timnas Indonesia telah dinantikan dengan penuh antusias oleh para penggemar sepak bola Tanah Air.
Debutnya bersama tim Garuda diperkirakan akan segera tiba.
Emil berpeluang besar untuk melakoni debutnya pada pertandingan melawan Cina tanggal 5 Juni mendatang.
Hal ini terkait dengan absennya kiper utama Indonesia, Maarten Paes, karena akumulasi kartu kuning.
Sebelum membela gawang Tim Merah Putih, Emil menceritakan pengalaman berharga bersama Gianluigi Buffon.
Keduanya pernah menjadi rekan satu tim di Juventus, membentuk hubungan layaknya guru dan murid.
Buffon, legenda sepak bola Italia, terkenal berkat keberhasilannya membawa timnas Italia menjuarai Piala Dunia 2006.
“Bukan hanya soal peran di lapangan; saya seperti anak yang tumbuh bersama dia, karismanya menjadi dasar bagi perjalanan karier saya,” ungkap Emil.
Mentor lainnya bagi Emil di Juventus adalah Giorgio Chiellini.
Chiellini, juga legenda Italia, menorehkan prestasi gemilang dengan meraih gelar juara EURO 2020.
Bersama Juventus, Chiellini pernah berperan penting dalam mengalahkan Barcelona milik Messi pada leg pertama perempat final Liga Champions 2016-2017.
Bek tangguh tersebut mencetak satu gol, membantu Juventus menang telak 3-0 atas Blaugrana.
Kontribusi Chiellini membuat Barcelona tersingkir dan mengantarkan Juventus ke semifinal dengan kemenangan agregat 3-0.
“(Chiellini) adalah seorang profesional yang luar biasa, mengajari saya banyak hal, bahkan di luar aspek teknis permainan,” ujar Emil.
Sayangnya, Emil hanya memiliki satu penampilan bersama Juventus.
Pemain kelahiran Mataram ini lebih sering dipinjamkan ke klub lain daripada bermain untuk Bianconeri.
Emil meninggalkan Juventus pada Januari 2019 dan bergabung dengan Sampdoria.
Setelah itu, Emil melanjutkan kariernya di Como hingga saat ini.
Untuk musim 2024-2025, ia akan bermain untuk Palermo sebagai pemain pinjaman.