Ragamutama.com Hujan yang mereda menjelang balapan ketiga MotoGP Americas 2025 menciptakan kekacauan di detik-detik terakhir sebelum start.
Marc Marquez dari Ducati Lenovo menjadi yang pertama beraksi, bergegas ke pit untuk mengganti motornya dengan ban slick, ban khusus lintasan kering.
Detik-detik menegangkan terjadi sebelum balapan dimulai. Beberapa pembalap yang semula memilih ban basah, secara tiba-tiba mengikuti jejak Marquez.
Francesco Bagnaia, rekan setim Marquez di Ducati Lenovo, termasuk di antaranya. Ia segera memberi isyarat kepada kru setelah melihat keputusan berani rekannya.
Di grid, Luca Marini (Honda HRC Castrol) tampak siap memimpin balapan dari lintasan utama.
Hasil Moto2 Americas 2025 – Mario Aji Melesat Saat Murid Rossi Terjatuh, Raih 10 Besar Sebagai Pembalap Indonesia Pertama
Namun, bagi pembalap yang seharusnya memulai dari pit lane, Race Direction memutuskan untuk menunda balapan.
Regulasi MotoGP menetapkan bahwa jika lebih dari 10 pembalap memulai dari pit lane, balapan akan ditunda dan dimulai dengan quick start demi alasan keselamatan.
Terlalu banyak pembalap yang mengambil risiko dengan mengganti ban di pit, mengikuti strategi Marquez.
Kehebohan terjadi ketika Maverick Vinales (Red Bull KTM Tech3), juara GP Americas musim lalu, terlihat kebingungan setelah kehilangan kendali motornya.
Setelah penundaan selama 15 menit, balapan akhirnya dimulai setelah semua pembalap kembali ke lintasan, mempertahankan posisi start awal mereka. Durasi balapan pun dipersingkat dari 20 lap menjadi 19 lap.
MotoGP Americas 2025 – Prediksi Berdasarkan Hasil Pemanasan: Pecco Bagnaia di Posisi Kedua, Namun Marc Marquez Mungkin Tak Terduga