Drama Liga Voli Korea: Red Sparks Gagal Balas Dendam, Pink Spiders Juara!

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 2 April 2025 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ragamutama.com Daejeon JungKwanJang Red Sparks hampir saja mengamankan kemenangan penting atas Incheon Heungkuk Life Pink Spiders dalam laga mendebarkan leg kedua final Liga Voli Korea 2024-2025. Sayangnya, keunggulan yang sudah di depan mata di set ketiga lenyap akibat serangkaian kesalahan dan hilangnya fokus di saat krusial.

Ambisi JungKwanJang Red Sparks untuk membalas kekalahan di leg pertama hampir menjadi kenyataan ketika bertanding di Samsan World Gymnasium, Incheon, Korea Selatan, pada hari Rabu (2/4/2024).

Megawati Hangestri Pertiwi dan rekan-rekan setimnya menunjukkan performa yang sangat baik, terutama hingga pertengahan set ketiga.

Setelah memenangkan set pertama yang diwarnai protes keras dari pelatih Pink Spiders hingga Kim Yeon-koung, serta set kedua, Red Sparks berada di ambang kemenangan setelah unggul 21-18 di set ketiga.

Kembalinya Noh Ran sebagai libero utama memberikan dampak positif yang signifikan pada kualitas penerimaan bola tim asuhan Ko Hee-jin.

Namun, ketika kemenangan sudah sangat dekat, Red Sparks justru kehilangan momentum, terkejar, dan akhirnya kalah dalam pertandingan lima set yang menegangkan dengan skor akhir 2-3 (25-23, 25-18, 22-25, 12-25, 12-15).

Final Liga Voli Korea – Red Sparks Tampil dengan Komposisi Terbaik, Park Hye-min Siap Sebagai Libero Cadangan

Set pertama langsung menyajikan persaingan ketat, dengan selisih skor antara kedua tim hanya terpaut satu poin.

Red Sparks tertinggal dengan skor 7-8 pada saat technical time out pertama.

Akan tetapi, memasuki pertengahan set, tim tamu berhasil bangkit secara bertahap dan membalikkan keadaan, unggul dengan skor 10-9.

Aksi saling mengejar angka terus berlanjut hingga skor imbang 14-14 sampai 14-18.

Di momen penting itulah, servis dan pertahanan dari Megawati memberikan dampak besar bagi tim.

Pertahanan dari pemain voli asal Jember, Jawa Timur ini menghasilkan bola langsung yang tak terduga mengarah ke area pertahanan Pink Spiders dan gagal diantisipasi oleh pasukan Marcello Abbodanza.

Baca Juga :  Verstappen Rebut Pole Position Dramatis di Kualifikasi F1 GP Jepang!

Selanjutnya, servis ace dari Mega berhasil menambah keunggulan.

Pada saat yang sama, blocking dari An Ye-rim juga berhasil meredam serangan dari Pink Spiders, sehingga Red Sparks berbalik unggul dengan skor 19-18.

Memasuki poin-poin krusial, kesalahan dilakukan oleh Vanja Bukilic, yang memberikan poin bagi Pink Spiders. Namun, tandem Mega langsung membalasnya dengan sempurna pada reli berikutnya.

Penerimaan bola dari Mega dan rekan-rekan setimnya terus membaik hingga mencapai set point 24-23.

Dalam situasi tersebut, terjadi insiden yang memicu perdebatan antara ofisial pertandingan dan pelatih Abbodanza bersama Kim Yeon-koung.

Pemicunya adalah umpan dari Lee Go-eun yang dianggap melakukan pelanggaran karena over net.

Abbodanza dan Kim terlihat paling vokal dalam memprotes keputusan tersebut.

Pink Spiders kemudian merespons dengan mengajukan review net touch, tetapi tidak ditemukan kesalahan yang dilakukan oleh Red Sparks. Set pertama pun dimenangkan oleh Mega dan rekan-rekan setimnya dengan skor 25-23.

Memasuki set kedua, Red Sparks menampilkan comeback yang luar biasa.

Dari tertinggal 5-8 hingga 8-11, mereka justru berhasil membalikkan keadaan.

Servis dari Mega kembali menghasilkan ace, diiringi dengan penampilan gemilang dari dua middle blocker utama Red Sparks, Jung Ho-young dan Park Eun-jin.

Jung melakukan single blocking yang efektif dalam menghalau spike keras Tutku Burcu Yuezgenc, sementara Park juga menyumbangkan ace.

Red Sparks memimpin dengan skor 16-14 hingga 18-14, yang membuat Abbodanza terlihat frustrasi.

Pink Spiders meminta time out, tetapi Abbodanza menjauh dan membiarkan tim asuhannya berdiskusi sendiri dengan Kim Yeon-koung sebagai pemimpin.

Red Sparks semakin menggila hingga unggul 20-15 dan membuat Abbodanza terlihat menyerah pada set kedua dengan mengganti Tutku Yuezgenc dan Lee Go-eun.

Spike tajam dari Mega berhasil menutup set kedua dengan skor 25-18.

Baca Juga :  Red Sparks Juara: Perjuangan Mental Megawati Cs Berbuah Manis di Final Liga Voli Korea!

Pada set ketiga, penampilan Red Sparks tetap solid dan berhasil terus menempel perolehan skor.

Pertahanan Mega berhasil menjaga momentum hingga beberapa kali spike dari Kim Yeon-koung selalu berhasil dipatahkan. Red Sparks memimpin dengan skor 21-19.

Sayangnya, keunggulan tersebut tiba-tiba menghilang ketika Red Sparks mulai kewalahan menghadapi servis dari Kim Yeon-koung dan beberapa kali melakukan kesalahan sendiri. Set ketiga lepas dengan skor 22-25.

Pada set keempat, Red Sparks mengalami awal yang buruk dan tertinggal 1-4 hingga 8-18. Banyak kesalahan sendiri yang dilakukan, terutama oleh Bukilic yang penampilannya tiba-tiba menurun.

Pemain asal Serbia tersebut mulai kehilangan kepercayaan diri setelah spike-nya seringkali dimentahkan oleh Pink Spiders atau keluar lapangan. Ko Hee-jin segera menarik Bukilic keluar dan menggantikannya dengan Jeon Da-bin.

Setelah skor semakin jauh, Ko Hee-jin menarik satu per satu pemain inti. Red Sparks bermain di sisa set keempat dengan skuad pelapis sebagai persiapan menuju set kelima.

Pada set kelima, Bukilic dan pemain inti Red Sparks kembali diturunkan. Mereka sempat mampu memberikan perlawanan ketat hingga skor 9-8.

Namun pada akhirnya, Red Sparks yang terlihat kelelahan, harus menerima kenyataan pahit dengan kekalahan 12-15.

Red Sparks masih memiliki satu kesempatan tersisa di babak final.

Impian untuk meraih gelar keempat akan ditentukan pada leg ketiga final yang akan digelar di kandang Red Sparks, di Chungmu Gymnasium, Daejeon, Korea Selatan.

Pertandingan tersebut akan diselenggarakan pada hari Jumat (4/4/2025).

Red Sparks tidak boleh dipermalukan karena Pink Spiders hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mengamankan gelar juara.

Final Liga Voli Korea – Harapan Ko Hee-jin Cuma Satu, Kombinasi Kekuatan Asli Megawati dan Red Sparks Bisa Maksimal

Berita Terkait

Strategi Brilian Shin Tae-yong Antar Timnas U-17 Indonesia Taklukkan Korea Selatan
Ambisi Juara Marc Marquez vs. Hati Lembut Francesco Bagnaia: Jangan Pancing Amarahnya!
Thom Haye Kecewa: Kemenangan Timnas Indonesia Atas Bahrain Ternoda
Legenda Voli Korea: Kisah Pelatih Hadapi Megawati dan Masuk Hall of Fame
Liga Spanyol Memanas: Hasil Lengkap Pekan 30, Real Madrid Tumbang, Barcelona Tertahan!
Pratama Arhan Gemilang: Dua Assist, Asnawi Tampil Penuh di Laga Sengit
Cristiano Ronaldo Gemilang: Al Nassr Taklukkan Rival dengan Dua Golnya!
Ole Romeny Starter: Oxford United Kejutkan Sheffield United dengan Skor 1-0

Berita Terkait

Minggu, 6 April 2025 - 08:23 WIB

Strategi Brilian Shin Tae-yong Antar Timnas U-17 Indonesia Taklukkan Korea Selatan

Minggu, 6 April 2025 - 07:55 WIB

Ambisi Juara Marc Marquez vs. Hati Lembut Francesco Bagnaia: Jangan Pancing Amarahnya!

Minggu, 6 April 2025 - 07:20 WIB

Thom Haye Kecewa: Kemenangan Timnas Indonesia Atas Bahrain Ternoda

Minggu, 6 April 2025 - 07:16 WIB

Legenda Voli Korea: Kisah Pelatih Hadapi Megawati dan Masuk Hall of Fame

Minggu, 6 April 2025 - 06:47 WIB

Liga Spanyol Memanas: Hasil Lengkap Pekan 30, Real Madrid Tumbang, Barcelona Tertahan!

Berita Terbaru

finance

Harga Emas Antam Stabil di Rp 1.078.000 per Gram, Minggu

Minggu, 6 Apr 2025 - 09:15 WIB

politics

Tarif Resiprokal Era Trump: AS Klaim Keadilan, Apa Alasannya?

Minggu, 6 Apr 2025 - 08:35 WIB