Danantara Masuk: Dividen Himbara BBRI, BMRI, dan Lainnya Melesat Naik!

Avatar photo

- Penulis

Rabu, 2 April 2025 - 21:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ragamutama.com, JAKARTA — Era superholding BUMN, yang ditandai dengan kehadiran Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), menyaksikan peningkatan signifikan dalam setoran dividen dari bank-bank pelat merah yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Menjelang libur Lebaran, sejumlah emiten bank BUMN telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Dalam forum tersebut, berbagai keputusan penting diambil, termasuk penetapan alokasi dividen bagi para pemegang saham.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI), misalnya, telah mengumumkan pembagian dividen yang berasal dari laba bersih tahun buku 2024 sebesar Rp51,74 triliun, atau setara dengan Rp343,40 per saham. Angka ini mencerminkan rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) sebesar 85,32%.

Baik nilai maupun rasio dividen yang dibagikan oleh BBRI menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun buku 2023, BBRI mengalokasikan dividen tunai sebesar Rp48,1 triliun, atau Rp319 per saham, dengan rasio pembayaran dividen mencapai 80%.

Sebagai pemegang saham utama dengan kepemilikan sebesar 53,19%, Negara Republik Indonesia juga merasakan dampak positif dari peningkatan ini. Setoran dividen BBRI kepada negara pada tahun buku 2023 mencapai Rp25,71 triliun.

Diproyeksikan, kontribusi dividen BBRI kepada negara akan terus meningkat pada tahun buku 2024, memasuki era Danantara, mencapai Rp27,52 triliun.

: : Pilah-pilih Saham Royal Dividen, dari BMRI, BBCA, ADRO Hingga UNVR

Tren serupa juga terlihat pada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), yang memutuskan untuk membagikan dividen senilai Rp43,5 triliun, atau Rp466,18 per saham, dalam RUPST. Nilai ini lebih tinggi dibandingkan dividen tahun sebelumnya yang sebesar Rp353,95 per lembar.

Baca Juga :  Mengekor IHSG, Indeks Bisnis-27 Dibuka di Zona Merah

Menurut Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi, dalam keterangan resminya, “Keputusan ini mencerminkan dukungan kuat dari para pemegang saham terhadap manajemen dalam mengakselerasi rencana ekspansi bisnis perseroan.”

: : Musim Bagi-bagi Dividen Emiten, Bagaimana Aturan Potongan Pajaknya?

Rasio pembayaran dividen BMRI untuk tahun buku 2024 meningkat menjadi 78% dari laba bersih, dibandingkan dengan 60% pada tahun buku 2023.

Peningkatan rasio ini berdampak positif pada setoran dividen BMRI kepada negara. Sebagai pemegang saham pengendali dengan porsi 52%, negara menerima dividen sebesar Rp17,17 triliun pada tahun buku 2023. Diperkirakan, pada tahun buku 2024, di era Danantara, negara akan menerima setoran dividen dari BMRI sebesar Rp22,62 triliun.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) juga mengumumkan pembagian dividen sebesar Rp13,95 triliun, atau Rp374,05 per saham, untuk tahun buku 2024. Angka ini meningkat dari dividen yang dibagikan pada tahun buku 2023 sebesar Rp10,45 triliun, atau Rp280,49 per saham.

Rasio pembayaran dividen BBNI juga mengalami peningkatan, mencapai 65% dari laba bersih tahun 2024, dibandingkan dengan 50% pada tahun sebelumnya.

Dengan kepemilikan saham sebesar 60% di BBNI, negara akan menerima dividen sebesar Rp8,37 triliun, meningkat dari Rp6,27 triliun pada tahun buku 2023.

Tak ketinggalan, PT Bank Tabungan Negara Tbk. (BBTN) juga memutuskan untuk membagikan dividen sebesar Rp751,83 miliar kepada para pemegang saham, atau Rp53,57 per lembar. Nilai ini lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp700,19 miliar, atau Rp49,89 per lembar.

Baca Juga :  Profil Pandu Sjahrir, Ponakan Luhut yang Jadi CIO Danantara

Rasio pembayaran dividen BBTN juga meningkat dari 20% laba tahun buku 2023 menjadi 25% pada tahun buku 2024.

Sebagai pemegang saham dengan kepemilikan 60% di BBTN, negara akan menerima setoran dividen yang semakin besar. Pada tahun buku 2023, BBTN menyetor dividen sebesar Rp420,11 miliar kepada negara. Di era Danantara, BBTN diperkirakan akan menyetor dividen sebesar Rp451,09 miliar kepada negara.

Secara kumulatif, total dividen yang disalurkan oleh Himbara kepada negara mencapai Rp58,96 triliun pada tahun buku 2024. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 18,94% secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan dengan dividen yang disalurkan pada tahun buku 2023 sebesar Rp49,57 triliun.

Peningkatan ini sejalan dengan dimulainya era Danantara. Sebagaimana diketahui, Danantara secara resmi diluncurkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada 24 Februari 2025. Peluncuran ini ditandai dengan penandatanganan UU No. 1/2025 tentang Perubahan Ketiga atas UU No. 19/2003 mengenai BUMN.

Danantara akan menjadi sovereign wealth fund yang secara resmi didirikan untuk mengkonsolidasikan pengelolaan BUMN serta mengoptimalkan pengelolaan dividen dan investasi, termasuk yang berasal dari Himbara.

BPI Danantara akan mengelola BUMN, baik secara operasional maupun melalui optimalisasi pengelolaan dividen, dengan tujuan membantu pemerintah mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8% yang telah dicanangkan oleh pemerintahan Presiden Prabowo.

Berita Terkait

Rahasia Terungkap: 4 Faktor Penting Penentu Harga Berlian
Strategi China: Kuasai Mineral Langka, Tekan Dominasi AS?
Intel & TSMC Bersatu: Gebrakan Baru Industri Semikonduktor!
Musk Usulkan Zona Bebas Tarif AS-Eropa: Peluang dan Tantangan
Investasi Aman: Sektor Defensif dan Ekspor Energi Redam Volatilitas Pasar
Panduan Ampuh: 4 Tips Jitu Minimalkan Risiko Investasi Anda
Strategi Jitu Pengusaha Hadapi Tarif Trump 32 Persen: Diversifikasi Pasar Ekspor!
Tarif Trump Picu Jaguar Land Rover Setop Kirim Mobil ke Amerika Serikat

Berita Terkait

Senin, 7 April 2025 - 00:47 WIB

Rahasia Terungkap: 4 Faktor Penting Penentu Harga Berlian

Minggu, 6 April 2025 - 23:27 WIB

Strategi China: Kuasai Mineral Langka, Tekan Dominasi AS?

Minggu, 6 April 2025 - 23:23 WIB

Intel & TSMC Bersatu: Gebrakan Baru Industri Semikonduktor!

Minggu, 6 April 2025 - 22:47 WIB

Musk Usulkan Zona Bebas Tarif AS-Eropa: Peluang dan Tantangan

Minggu, 6 April 2025 - 22:03 WIB

Investasi Aman: Sektor Defensif dan Ekspor Energi Redam Volatilitas Pasar

Berita Terbaru

travel

Tips Ampuh: Warna Koper yang Aman dari Hilang di Bandara

Senin, 7 Apr 2025 - 01:08 WIB

finance

Rahasia Terungkap: 4 Faktor Penting Penentu Harga Berlian

Senin, 7 Apr 2025 - 00:47 WIB