Daftar Wisata Umbul-Candi di Klaten Jawa Tengah,Cocok untuk Mengisi Hari Libur Jelang Ramadhan 2025

- Penulis

Kamis, 27 Februari 2025 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Daftar wisata di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah cocok didatangi untuk mengisi hari libur sebelum Ramadhan 2025, ada candi, umbul hingga wisata kuliner

TRIBUNTRENDS.COM – Berikut ini daftar wisata di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah yang cocok didatangi untuk mengisi hari libur sebelum Ramadhan 2025.

Beberapa wisata di Kota Seribu Mata Air ini mulai dari candi, umbul hingga wisata kuliner menarik.

Diketahui, libur jelang ramadhan sudah dimulai pada Kamis (27/2/2025).

Baca juga: Wisata di Klaten Jawa Tengah Mirip dengan Taman di Singapura, Suguhkan Pemandangan Sunset yang Indah

Klaten merupakan kabupaten di Jawa Tengah yang menawarkan beragam destinasi wisata mulai dari alam, sejarah, budaya, taman bermain, candi, dan sebagainya.

Berikut daftar lengkap wisata di Klaten yang bisa menjadi rekomendasi bagi traveller.

Kota yang berbatasan langsung dengan Sleman, Yogyakarta ini dijuluki Kota 1001 Umbul dan Kota Seribu Candi. 

Daya tarik Klaten adalah sejumlah wisata umbul atau sumber mata air alami yang jarang ditemukan di kota lainnya.

Selain itu, terdapat Candi Prambanan yang merupakan candi bercorak Hindu terbesar di dunia.

Wisata Klaten

Berikut daftar lengkap wisata di Klaten:

1. Candi Prambanan 

Candi Prambanan merupakan kompleks candi bercorak Hindu terbesar di dunia yang sudah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Dunia (world heritage) oleh UNESCO. Sebagian kawasan Candi Prambanan masuk wilayah Klaten, sementara lainnya masuk daerah Sleman, Yogyakarta.

Lokasi Candi Prambanan cukup strategis yakni di jalan utama yang menghubungkan Yogyakarta-Solo. Kawasan candi terbagi menjadi tiga halaman yang dibatasi dengan pagar keliling.

Pada komplek Candi Prambanan, terdapat arca Siwa Mahadewa setinggi tiga meter. Candi Prambanan dibangun pada masa Raja Rakai Pikatan, yang memerintah Mataram Kuno antara 840-856 masehi.

2. Candi Plaosan 

Candi Plaosan merupakan peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang bercorak agama Buddha. Letak Candi Plaosan berada di Dukuh Plaosan, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, atau sekitar  1,5 kilometer dari Candi Prambanan.

Kompleks Candi Plaosan terbagi menjadi dua bangunan utama, yaitu Candi Plaosan Lor (sisi utara) dan Candi Plaosan Kidul (sisi selatan). Oleh karena itu, Candi Plaosan disebut candi kembar, karena bentuk keduanya sangat mirip

Selain itu, candi Buddha ini terbilang unik, karena arsitekturnya memiliki campuran dengan Candi Hindu. Candi Plaosan adalah salah satu spot hunting foto sunset terbaik yang menjadi incaran para fotografer.

3. Candi Sewu 

Candi Sewu merupakan candi bercorak Buddha yang berlokasi di Dukuh Bener, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten. Lokasinya berdekatan dengan Candi Prambanan sekitar 800 meter.

Candi Sewu merupakan kompleks candi Buddha terbesar kedua setelah Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah. Saat memasuki area candi, pengunjung akan menjumpai arca Dwarapala. 

Pada kompleks candi, terdapat sebuah candi utama, delapan candi pengapit atau candi antara, dan 240 candi perwara. Candi Sewu diperkirakan dibangun abad ke-8 atas perintah Rakai Panangkaran, penguasa Kerajaan Mataram pada waktu itu yang memerintah pada 746-784 masehi. 

4. Candi Sojiwan

Candi Sojiwan terletak di Dukuh Kalongan, Desa Kebon Dalem Kidul, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten. Letak Candi Sojiwan berada dekat dengan kompleks Candi Prambanan dan Keraton Ratu Boko.

Candi Sojiwan bercorak perpaduan Hindu dan Buddha. Hal ini terlihat dari atap candi berbentuk stupa yang mewakili agama Buddha dan bentuk tubuh candi yang ramping seperti candi bercorak Hindu.

Candi peninggalan Kerajaan Mataram Kuno ini memiliki relief fabel Jataka dan Awadana. Candi Sojiwan memiliki ketinggian hingga 27 meter dengan denah alas berukuran 20 x 20 meter.

5. Candi Merak 

Candi Merak merupakan candi bercorak Hindu yang berada di Desa Karanggongko, Kecamatan Karangnongko, Kabupaten Klaten.

Bangunan candi diperkirakan dibangun pada abad ke-8 hingga ke-9 masehi pada masa Kerajaan Mataram Kuno. Penamaan merak  diperkirakan bermula karena sekitar candi terdapat sarang burung merak.

Sejak ditemukan, Candi Merak mengalami beberapakali pemugaran. Candi Merak memiliki sejumlah arca, seperti arca Ganesha, arca Bathari Durga, dan arca Agastya. Sayangnya, beberapa arca di Candi Merak telah rusak.

6. Candi Bubrah 

Candi Bubrah merupakan satu dari empat candi peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang berada dalam kawasan Candi Prambanan.

Letak Candi Bubrah berada di antara Candi Lumbung dan Candi Sewu. Secara administratif, candi ini terletak di Dukuh Bener, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten.

Nama bubrah berasal dari bahasa Jawa yang berarti rusak atau hancur berantakan. Penamaan Candi Bubrah karena kondisi candi saat ditemukan berupa reruntuhan.

Candi yang berukuran 12×12 meter ini kemudian dipugar pada 2016-2017 hingga menjadi bangunan utuh seperti sekarang ini.

7. Candi Lumbung 

Candi Lumbung merupakan candi bercorak Buddha yang diperkirakan didirikan sekitar abad ke-9 sampai abad ke-10, pada masa Kerajaan Mataram Kuno.

Nama lumbung berasal dari sebutan masyarakat sekitar, karena bentuknya yang mirip lumbung yakni bangunan tempat penyimpanan padi.

Kompleks candi ini terdiri dari candi induk yang dikelilingi oleh 16 candi perwara. Namun demikian, candi utama sudah berupa reruntuhan. Lokasi Candi Lumbung berada di Dukuh Bener, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten

8. Candi Gana 

Candi Gana atau dikenal sebagai Candi Asu terletak di Dusun Bener, Kelurahan Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten. Candi bercorak Buddha ini diperkirakan didirikan pada abad ke-9 hingga abad ke-10 masehi, pada masa Kerajaan Mataram Kuno. 

Candi Gana memiliki kaitan dengan candi-candi di kawasan Prambanan, serta termasuk warisan dunia bersama candi-candi di kawasan Prambanan lainnya.

Lokasi candi berada di tengah perkampungan warga, sehingga masih belum banyak diketahui wisatawan. Selain itu, Candi Gana belum dipugar, kondisinya masih berupa reruntuhan bebatuan di tengah perkampungan warga.

9. Candi Karangnongko 

Bangunan Candi Karangnongko hanya berupa bagian dasar candi. Lokasinya berada di Desa Karangnongko, kecamatan Karangnongko, Kabupaten Klaten.

Baca Juga :  Itinerary Dieng 3 Hari 2 Malam Bujet Rp 1 Jutaan: Jelajah Bukit Sikunir hingga Kawah Sikidang

Situs candi tersebut berada di sebuah area persawahan berupa tumpukan batu andesit.

Denahnya berukuran kurang lebih 9 meter x 9 meter, dengan tinggi kurang lebih 0,50 meter. Situs Candi Karangnongko diduga berlatar belakang Hindu dan dibangun pada abad ke-8 hingga ke-9 masehi.

10. Umbul Ponggok 

Umbul Ponggok merupakan salah satu ikon wisata air di Klaten. Obyek wisata ini berupa umbul yang memiliki spot foto Instagramable di dalam air serta aneka wahana.

Mengutip Kompas.com (8/8/2020), keunikan Umbol Ponggok adalah dasar kolam berupa pasir dan berisi berbagai jenis ikan. Meski dipenuhi ikan, air di Umbul Ponggok tidak bau amis karena terus mengalir.

Wisatawan yang masuk ke dalam kolam bisa menemui beberapa properti foto menarik, seperti motor klasik C70, sepeda onthel, meja makan, kursi santai, televisi, hingga laptop.

Selain berfoto bersama ikan dan beberapa properti, wisatawan juga bisa snorkeling dan diving di Umbul Ponggok. Lokasinya berada di Jalan Delanggu- Polanharjo, Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten.

11. Umbul Manten

Umbul Manten terkenal sebagai tempat pelaksanaan tradisi padusan menjelang puasa Ramadhan. Padusan dilakukan dengan cara berendam atau mandi di sumber mata air.

Suasana Umbul Manten masih alami dan asri karena banyak pohon besar di sekitar kolam. Selain itu, air di Umbul Manten sangat jernih sehingga bebatuan di dasar kolam bisa terlihat dengan jelas.

Wisatawan bisa menyelam di kolam Umbul Manten yang memiliki kedalaman hingga 1,5 meter. Umbul Manten berlokasi di Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten.

12. Umbul Nilo 

Umbul Nilo memiliki satu kolam utama yang luasnya sekitar 700 meter persegi dengan kedalaman 1,6 meter. Air Umbul Nilo sangat jernih sehingga  dasar kolam terlihat dari pinggiran.

Namun, pengunjung harus berhati-hati saat menyelam karena dasar kolam terdiri dari pasir dan bebatuan. Lokasinya berada di Desa Daleman, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten.

Tarif masuk Umbul Nilo Klaten adalah Rp 8.000 per orang pada weekday dan Rp 10.000 saat weekend. Obyek wisata ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan 18.00 WIB.

13. Umbul Sigedang 

Umbul Sigedhang juga dikenal sebagai mata air mineral seribu galon. Julukan itu diberikan karena lokasi Umbul Sigedhang yang dekat dengan sumber mata air produsen air kemasan ternama di Indonesia.

Tepatnya di Umbulsari, Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten.

Mengutip Kompas.com (14/3/2022), awalnya lokasi Umbul Sigedang hanya dipakai masyarakat sekitar untuk mandi dan cuci baju. Kemudian, Umbul Sigedang dikembangkan sebagai obyek wisata yang menawarkan kolam air jernih dan segar.

14. Umbul Pelem Waterpark 

Umbul Pelem Waterpark adalah wahana permainan air yang bersumber dari mata air alami, berbeda dengan waterpark pada umumnya. Lokasi wisata air di Klaten berada di Jalan Tegalgondo – Janti, Dukuh Wunut, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten.

Mengutip situs resminya, pengunjung bisa menjajal berbagai wahana air seru seperti seluncuran, flying fox, kolam terapi, dan perahu atau kano. Tersedia kolam untuk anak-anak hingga dewasa.

Harga tiket masuk Umbul Pelem Waterpark sangat terjangkau yaitu Rp 8.000 per orang pada weekday dan Rp 10.000 per orang pada weekend. Umbul Pelem Waterpark buka setiap hari mulai pukul 05.00 hingga 16.00 WIB.

15. Mata Air Cokro 

Mata Air Cokro dulunya dikenal dengan nama Umbul Ingas, lantaran berada di antara pohon ingas yang berukuran besar. Mengutip Visit Jateng, mata air ini memiliki luas 15.000 meter persegi.

Dikelilingi pepohonan besar, Umbul Cokro menawarkan suasana sejuk serta air yang segar. Pengunjung juga bisa menikmati beragam wahana seperti water slide, snorkeling, river tubing, rafting, ATV, dan masih banyak lagi.

Pengunjung dikenakan tarif masuk sebesar Rp 10.500 per orang.

16. Umbul Jolotundo 

Umbul Jolotundo adalah wisata mata air alami yang berlokasi di Desa Jambeyan, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten. Kawasan wisata ini memiliki luas hingga 500 meter persegi.

Mengutip Tribun News Wiki, terdapat tiga kolam renang dengan ukuran dan kedalaman yang berbeda di Umbul Jolotundo. Sumber air kolam renang itu berasal dari mata air alami.

Obyek wisata ini dilengkapi sejumlah fasilitas publik seperti toilet, mushola, area parkir, warung makanan, dan sebagainya.

17. Umbul Gedaren

Umbul Gedaran berlokasi di Desa Gedaran, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten. 

Selain menjadi obyek wisata, Umbul Gedaran sangat berperan penting bagi kehidupan sehari-hari masyarakat setempat, seperti dikutip dari laman Pemerintah Kabupaten Klaten.

Air di Umbul Gedaran digunakan untuk mandi, mencuci, hingga mengairi sawah seluas 20 hektar. Konon, bagian utara Umbul Gedaran airnya terasa sangat dingin, sedangkan bagian selatan airnya justru terasa hangat saat digunakan untuk mandi.

18. Umbul Besuki

Umbul Besuki berada di Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten. Umbul ini dikembangkan sebagai obyek wisata pada 2019.

Suasana di Umbul Besuki masih asri karena terdapat pohon, sawah, sungai, bukit, dan pedesaan. Mengutip laman Pemerintah Kabupaten Klaten, Umbul Besuki memiliki tiga kolam untuk dewasa, tiga kolam untuk anak-anak, dan kolam terapi ikan.

Selain itu, Umbul Besuki menyediakan pendopo pertemuan, area outbound, camping, tempat parkir, toilet, mushola, gasebo, dan warung makan. Tiket masuk Umbul Besuki sangat ramah kantong yaitu Rp 5.000 per orang.

19. Umbul Siblarak

Wisata di Klaten lainnya adalah Umbul Siblarak yang berada di Dusun Gondang, Polanharjo, Kabupaten Klaten. Selain menawarkan kolam renang alami, tempat ini juga dilengkapi dengan aneka fasilitas dan wahana seru.

Ada beragam kegiatan yang bisa dilakukan wisatawan, seperti berenang, naik ATV, melihat persawahan. Jika ingin memacu adrenalin, wisatawan bisa meluncur di lintasan flying fox melewati kolam.

Sembari bersantai, wisatawan bisa menikmati pemandangan alam sekitar Umbul Siblarak yang masih asri.

Baca Juga :  Semarak Lomba Perahu Layar di Gilimanuk, Promosi Destinasi Wisata Bali Barat

20 Rowo Jombor 

Rowo Jombor merupakan sebuah waduk yang terletak di Dukuh Jombor, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten.

Waduk ini memiliki panjang sekitar 7,5 kilometer dan kedalaman sekitar 4,5 meter. Rowo Jombor merupakan waduk yang berfungsi untuk menampung air dari sungai, agar dapat mengendalikan banjir dan mengairi sawah sekitar.

Selain untuk pengairan dan pengendali banjir, Rowo Jombor juga menjadi tempat wisata. Daya tarik Rowo Jombor adalah perbukitan yang membentang menjadi latar belakang yang indah.

21. Rivermoon

Rivermoon merupakan salah satu wisata alam di Klaten. Melansir dari laman Pemerintah Kabupaten Klaten, Rivermoon menawarkan beragam aktivitas yang bisa dinikmati bersama keluarga.

Pengunjung bisa menikmati kuliner di restoran, pemandangan tepi sungai, outbound, river tubing, camping ground, dan wahana lainnya.

Lokasinya berada di Desa Karanglo, Polanharjo, Kabupaten Klaten. Jika ingin mencoba river tubing, wisatawan cukup membayar Rp 15.000 untuk menjelajahi sungai sepanjang 500 meter dan Rp 40.000 untuk jarak 2 kilometer. 

22. Ekowisata Kali Talang 

Ekowisata Kali Talang merupakan salah satu spot terbaik untuk menyaksikan keindahan Gunung Merapi tanpa harus mendaki. Lokasinya berada di Desa Balerante, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten.

Ekowisata Kali Talang hanya berjarak sekitar 4 kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Obyek wisata ini dikelilingi dengan tebing-tebing curam, yang di bawahnya merupakan sungai aliran lahar Gunung Merapi. Wisata alam di Klaten yang satu ini sangat cocok bagi para pencinta fotografi bertema alam.  

23. Bendungan Kendalsari 

Bendungan Karangkendal atau dikenal sebagai Karangkendal merupakan sebuah telaga yang berlokasi di Desa Kendalsari, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten. 

Dari lokasi bendungan ini, wisatawan bisa menyaksikan pemandangan Gunung Merapi karena hanya berjarak sekitar 10 km dari puncaknya.

Selain menikmati panorama, wisatawan bisa melakukan beragam aktivitas lain seperti piknik, memancing, hingga bersepeda di kawasan bendungan.

24. Embung Tirto Mulyo 

Embung Tirto Mulyo berada di lereng Gunung Merapi bagian selatan tepatnya di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten.

Embung ini berfungsi untuk memenuhi sebagian kebutuhan air bersih warga sekitar saat musim kemarau tiba. Kedalaman embung mencapai  5 meter dengan luas sekitar 0,6 hektar.

Embung ini mampu menampung air hujan hingga 12.000 meter kubik. Selain menampung air, Embung Tirto Mulyo berfungsi untuk obyek wisata.

25. Wisata Sungai Kalimasada

Wisata Sungai Kalimasada, adalah obyek wisata alam di Klaten berupa saluran sungai kuno tersebut. Lokasinya berada di Desa Sudimoro, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten.

Menariknya, situs sejarah itu hingga saat ini masih difungsikan untuk pengairan, seperti dikutip dari Kompas.com (22/7/2022). Keberadaannya pun dimanfaatkan sebagai tempat wisata.

Harga tiket masuk adalah Rp 5.000 pada hari biasa. Saat hari libur dan tanggal merah, harga tiketnya Rp 10.000 per orang.

Selain berjalan-jalan di taman, wisatawan juga bisa melakukan beragam aktivitas, seperti berenang di kolam renang anak maupun dewasa, mandi bola khusus anak, hingga bermain air di sungai.

26. Waterpark Galuh Tirtonirmolo

Waterpatk Galuh Tirtonirmolo merupakan taman bermain air yang memiliki beragam wahana. Lokasinya berada di Jalan Manisrenggo KM 1, Tlogo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten. 

Uniknya, wahana permainan di waterpark ini berbentuk patung-patung hewan sehingga menarik bagi anak-anak. Terdapat sekitar 11 kolam tematik di obyek wisata ini, seperti kolam renang dewasa, kolam seluncur, kolam arus, kolam mandi bola, dan sebagainya. 

Selain itu, harga tiket masuk Waterpark Galuh Tirtonirmolo termasuk ramah kantong, yakni Rp 20.000 per orang.

27. Lumban Tirto 

Lumban Tirto merupakan sebuah pemandian yang berlokasi di Jurang Jero, Daleman, Tulung, Kabupaten Klaten. 

Kedalaman kolam di Lumban Tirto rata-rata sekitar 1,5 meter, sehingga aman untuk wisata keluarga. Obyek wisata ini selalu dipadati pengunjung utamanya pada hari libur.

Lokasi Lumban Tirto tidak jauh dari Mata Air Cokro, yakni berjarak 350 meter atau hanya empat menit berjalan kaki.

28. Umbul Pluneng

Umbul Pluneng berada di Dukuh Miren, Desa Pluneng, Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten.

Mengutip Visit Jawa Tengah, Umbul Pluneng terbagi menjadi dua bagian yakni Umbul Tirto Mulyono dan Umbul Tirto Mulyani. Kedua mata air alami ini  hanya berjarak Hanya sekitar 100 meter dan dipisahkan jalan desa.

Dulu, Umbul Tirto Mulyono diperuntukkan bagi pengunjung laki-laki, sebaliknya  Umbul Tirto Mulyani hanya untuk pengunjung perempuan.

Namun sekarang, siapa pun boleh masuk. Bedanya, hanyalah jumlah dan kedalaman kolam dimana kolam di Umbul Tirto Mulyono lebih dalam dan lebar. 

29.  Jembatan Gantung Girpasang 

Jembatan gantung Girpasang merupakan obyek wisata baru yang berada di Dusun Girpasang, Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten. Jembatan gantung ini resmi beroperasi pada Januari 2022 lalu.

Mengutip Kompas.com (15/9/2022), wisatawan bisa menyeberangi jembatan dan naik gondola yang menghubungkan Dusun Beringin dengan Dusun Girpasang.

Selain menikmati panorama alam dari ketinggian, wisatawan yang menjajal kedua wahana tersebut bisa melihat pemandangan siluet Gunung Merapi dan merasakan sensasi diselimuti kabut.

Jembatan gantung Girpasang memiliki panjang 120 meter serta membentang di ketinggian 150 meter. Harga tiket masuk ke tempat wisata tersebut mulai dari Rp 2.000 per orang. 

Bila ingin naik gondola, pengunjung harus membayar mulai dari Rp 60.000 per empat orang.

30. Bukit Sidoguro

Bukit Sidoguro adalah salah satu wisata hits di Klaten. Daya tarik wisata alam di Klaten ini adalah monumen pohon menyerupai Supertree Grove di Gardens by The Bay Singapura, seperti dikutip dari Kompas.com (8/8/2020).

Selain empat replika Supertree Grove, pengelola juga menyediakan gardu pandang. Dari lokasi ini, pengunjung bisa menyaksikan panorama perbukitan dan Rowo Jombor.

Adapula spot foto Instagramable. Lokasi Bukit Sidoguro berada di Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten.

(TribunTrends.com/Kompas.com)

Berita Terkait

Wisata Seru di Pekalongan Jawa Tengah,Bisa Lihat Hewan Prasejarah hingga Gapura Jepang
Itinerary Wisata Kuliner Karanganyar, Jawa Tengah 3 Hari 2 Malam, Coba Sate Kelinci Tawangmangu
Tradisi Mandi Bersih Jelang Ramadhan, Tempat Wisata di Polman Disesaki Pengunjung
Intip Daya Tarik Pantai Cermin di Pariaman, Sumatera Barat, Cocok untuk Liburan Akhir Pekan
Turis Mabuk Didenda Rp 8 Juta Setelah Nyebur ke Air Mancur Trevi di Roma
5 Hal Menarik tentang Pesona Alam Tirta Klaten,Nikmati Kolam Renang dengan View Gunung
Wisata Umbul Bisa untuk Terapi Kesehatan di Klaten Jawa Tengah,setelah Berenang Pegal Hilang
17 Objek Wisata Top di Banten Lengkap Beserta Alamatnya

Berita Terkait

Kamis, 27 Februari 2025 - 15:35 WIB

Wisata Seru di Pekalongan Jawa Tengah,Bisa Lihat Hewan Prasejarah hingga Gapura Jepang

Kamis, 27 Februari 2025 - 15:35 WIB

Itinerary Wisata Kuliner Karanganyar, Jawa Tengah 3 Hari 2 Malam, Coba Sate Kelinci Tawangmangu

Kamis, 27 Februari 2025 - 14:15 WIB

Tradisi Mandi Bersih Jelang Ramadhan, Tempat Wisata di Polman Disesaki Pengunjung

Kamis, 27 Februari 2025 - 14:15 WIB

Intip Daya Tarik Pantai Cermin di Pariaman, Sumatera Barat, Cocok untuk Liburan Akhir Pekan

Kamis, 27 Februari 2025 - 14:15 WIB

Daftar Wisata Umbul-Candi di Klaten Jawa Tengah,Cocok untuk Mengisi Hari Libur Jelang Ramadhan 2025

Berita Terbaru

finance

Suspensi Saham PP Properti (PPRO) Diperpanjang Bursa

Kamis, 27 Feb 2025 - 15:55 WIB

careers

Daftar Negara yang Berani Bayar Gaji TKI Tertinggi

Kamis, 27 Feb 2025 - 15:55 WIB