KOMPAS.com – Samudra adalah insitlah yang merujuk pada lautan yang sangat luas dan menutupi sekitar hampir seluruh permukaan bumi.
Pada dasarnya Bumi mempunyai satu samudra besar, namun para ahli kelautan dan negara di dunia membaginya menjadi beberapa samudra.
Pembagian tersebut didasarkan pada batasan-batasan wilayah tertentu yang menghasilkan ukuran luas samudra berbeda-beda.
Baca juga: Gunung Api Bawah Laut Berukuran Besar Ditemukan di Samudra Arktik, Apa Dampaknya?
Dilansir dari laman Ocean Info, berikut adalah 5 samudra yang ada di dunia:
- Samudra Pasifik, memiliki luas sekitar 165 juta kilometer persegi yang mencakup sekitar 28 persen luas permukaan dunia.
- Samudra Atlantik, memiliki luas mencapai 106 juta kilometer persegi.
- Samudra Hindia, memiliki luas sekitar 70 juta kilometer persegi atau sekitar 1/5 permukaan bumi.
- Samudra Antartika atau samudra Selatan, memiliki luas sekitar 20 juta kilometer persegi.
- Samudra Arktik, memiliki luas perairan sekitar 14 juta kilometer persegi.
Baca juga: Benarkah Air Samudra Atlantik dan Pasifik Tak Bisa Menyatu? Ini Penjelasan Ilmuwan
Samudra Pasifik menjadi yang paling besar dengan luas perairan yang mencapai sekitar 165 juta kilometer persegi.
Dikutip dari laman National Ocean Service, Samudra Pasifik adalah cekungan Samudra tertua yang ada dan mengandung lebih dari separuh air bebas yang ada di Bumi.
Saking luasnya, jika Anda dapat menggabungkan seluruh daratan bumi, Samudra Pasifik masih akan tetap lebih luas.
Baca juga: Ilmuwan Temukan “Oksigen Gelap” di Dasar Samudra Pasifik, Bukan Hasil Fotosintesis
Asal usul nama Samudra Pasifik
Nama “Pacific” berasal dari kata “pacify” yang memiliki arti “damai”, menurut laman National Geographic.
Nama tersebut diberikan oleh penjelajah Ferdinand Magellan pada 1520 saat ia berlayar melalui perairan yang tenang di lautan.
Namun, terlepas dari namanya, Samudra Pasifik adalah perairan luas yang juga penuh dengan aktivitas.
Baca juga: Lautan Air Ada di Bawah Permukaan Mars, Bisa Tutupi Satu Planet dengan Kedalaman 1,6 Km
Samudera Pasifik menimbulkan beberapa badai terkuat yang pernah terjadi, seperti Topan Super Mangkhut, yang mencapai kecepatan 265 kilometer per jam.
Selain itu, cekungan Pasifik yang dikenal dengan nama ring of fire menjadi wilayah gempa dan aktivitas vulkanik di sekitar tepinya.
Luas wilayah yang menakjubkan menjadikan Samudra Pasifik sebagai samudra terbesar dan juga terdalam di dunia.