banten.RAGAMUTAMA.COM, SERANG – Suasana riang gembira menyelimuti kawasan wisata Pantai Anyer, Kabupaten Serang, pada H+2 Lebaran Idulfitri 1446 Hijriah, yang dipadati oleh pengunjung.
Pantauan pada hari Selasa, sekitar pukul 15.00 WIB, memperlihatkan area parkir di berbagai titik wisata Pantai Anyer penuh sesak oleh kendaraan, mulai dari sepeda motor, mobil pribadi, hingga bus-bus pariwisata.
Di Pantai Sambolo Anyer, misalnya, terlihat antrean pengunjung yang ingin membeli tiket masuk untuk menikmati keindahan pantai tersebut.
Di tepi pantai, anak-anak dengan riang bermain pasir dan mengejar ombak, sementara para orang tua dengan penuh perhatian mengawasi putra-putri mereka dari pinggir pantai.
“Anak-anak sangat senang bermain di sini. Terlebih lagi lokasinya tidak terlalu jauh dari rumah,” ungkap Hana, seorang wisatawan asal Serang.
Saung-saung yang tersedia di sepanjang pantai dipenuhi oleh wisatawan. Bahkan, sebagian pengunjung memilih untuk menggelar tikar di atas pasir pantai, menikmati waktu bersama keluarga sambil menyantap bekal makanan.
Pengunjung lainnya tampak asyik berfoto dengan latar belakang pemandangan pantai yang indah, mengabadikan momen liburan mereka.
Meskipun cuaca di sekitar Pantai Anyer terlihat mendung dan sesekali gerimis, hal itu tidak menyurutkan semangat para wisatawan untuk terus menikmati liburan, bermain pasir, dan berenang di laut.
Petugas pantai terus menerus memberikan imbauan kepada para pengunjung agar selalu berhati-hati dan tidak melampaui batas aman yang telah ditentukan saat berenang.
“Kami mengimbau kepada para pengunjung untuk tidak berenang terlalu jauh ke tengah laut, agar tidak melewati batas yang telah ditetapkan. Para orang tua juga diharapkan tidak lengah dan senantiasa menjaga anak-anak mereka,” pesan petugas pantai melalui pengeras suara.
Sebelumnya, Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa, dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Banten untuk memantau kesiapan fasilitas wisata, mengimbau para pelaku pariwisata dan anggota Balawista untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan keindahan destinasi wisata.
Wakil Menteri Pariwisata juga mengajak mereka untuk berperan aktif dalam mengedukasi para wisatawan mengenai pentingnya menerapkan protokol keselamatan selama berlibur.
“Proses edukasi kepada para wisatawan ini sangat krusial. Jadi, kita tidak hanya bertindak sebagai ‘pemadam kebakaran’ saja, tetapi juga harus berada di garis depan dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat,” tegasnya. (antara/jpnn)