Fore Kopi Siap IPO: Mengungkap Alasan di Balik Keputusan Go Public

- Penulis

Sabtu, 5 April 2025 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA, RAGAMUTAMA.COM – Fore Coffee, perusahaan rintisan kopi ternama dengan nama resmi PT Fore Kopi Indonesia, bersiap melangkah ke bursa saham melalui penawaran umum perdana (IPO). Rencananya, sebanyak 1,88 miliar saham akan ditawarkan kepada publik.

Emiten dengan kode saham FORE ini menetapkan harga penawaran awal di rentang Rp 160 hingga Rp 202 per saham. Potensi perolehan dana dari IPO ini mencapai Rp 379,76 miliar.

Vico Lomar, Direktur Utama Fore Kopi Indonesia, melihat potensi pasar kopi premium di Indonesia yang sangat menjanjikan. IPO ini, menurutnya, merupakan langkah strategis untuk menangkap peluang tersebut.

Baca Juga :  Kenaikan Tarif Trump: Peringatan The Fed Soal Inflasi dan Konsumsi di AS

Laporan Redseer Analysis memproyeksikan pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) pasar kopi Indonesia hingga 11% dalam lima tahun mendatang, dengan potensi pasar mencapai US$ 12,6 miliar.

East Ventures Tegaskan IPO Fore Kopi (FORE) Bukan Strategi Keluar

“IPO ini akan menyediakan sumber daya yang dibutuhkan untuk memanfaatkan peluang tersebut,” tegas Vico baru-baru ini.

Baca Juga :  Pak Gunadi Blak-blakan soal Anggaran Gaji PPPK, Waduh

Dengan tiga jenis gerai—flagship, medium, dan satellite—Fore Coffee mampu mengakomodasi beragam kebutuhan pelanggan, mulai dari tempat berkumpul hingga layanan pesan antar cepat.

“Selain itu, penggunaan aplikasi digital yang optimal meningkatkan efisiensi operasional, manajemen keuangan yang lebih baik, dan pemahaman yang lebih mendalam terhadap pelanggan untuk respon pasar yang lebih cepat,” imbuhnya.

Berita Terkait

Industri Otomotif Indonesia Desak Tarif Balasan AS: Ini Alasannya!
BEI Ungkap Dampak Kebijakan Tarif Impor AS Terhadap Pasar Modal
Selamat Sempurna (SMSM) Kantongi Dividen MYR 1,5 Juta dari Anak Usaha
Bebas dari Jerat Pinjol: 5 Strategi Ampuh Lunasi Utang Cepat
Emiten Kertas Grup Sinarmas, Indah Kiat (INKP) Menutup 3 Anak Usaha, Ada Apa?
Kemnaker Rilis Data: 1.536 Perusahaan Belum Bayar THR hingga 4 April
Balas Dendam China: Tarif Impor 34% untuk Produk AS, Perang Dagang Memanas
Harga Emas Antam Stabil di Rp 1.078.000 per Gram, Minggu

Berita Terkait

Minggu, 6 April 2025 - 14:07 WIB

Industri Otomotif Indonesia Desak Tarif Balasan AS: Ini Alasannya!

Minggu, 6 April 2025 - 14:03 WIB

BEI Ungkap Dampak Kebijakan Tarif Impor AS Terhadap Pasar Modal

Minggu, 6 April 2025 - 13:19 WIB

Selamat Sempurna (SMSM) Kantongi Dividen MYR 1,5 Juta dari Anak Usaha

Minggu, 6 April 2025 - 12:03 WIB

Bebas dari Jerat Pinjol: 5 Strategi Ampuh Lunasi Utang Cepat

Minggu, 6 April 2025 - 11:59 WIB

Emiten Kertas Grup Sinarmas, Indah Kiat (INKP) Menutup 3 Anak Usaha, Ada Apa?

Berita Terbaru