Harga Emas Antam Hari Ini: Stagnan di Rp1,819 Juta per Gram

- Penulis

Sabtu, 5 April 2025 - 09:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, RAGAMUTAMA.COM – Pada hari Sabtu, 5 April 2025, harga emas Antam (PT Aneka Tambang Tbk) menunjukkan stabilitas. Tidak ada pergerakan harga, tetap di angka Rp1,819 juta per gram.

Namun, terdapat perubahan pada harga pembelian kembali (buyback). Antam menurunkan harga buyback sebesar Rp38 ribu, sehingga harga buyback emas Antam saat ini menjadi Rp1,633 juta per gram.

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp17 Ribu Per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp17 Ribu Per Gram

1. Daftar Harga Emas Antam Hari Ini

Berikut adalah rincian harga emas batangan Antam dalam berbagai pecahan, sebagaimana dilansir dari logammulia.com:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp959,5 ribu.
  • Harga emas 1 gram: Rp1,819 juta.
  • Harga emas 2 gram: Rp3,578 juta.
  • Harga emas 3 gram: Rp5,342 juta.
  • Harga emas 5 gram: Rp8,870 juta.
  • Harga emas 10 gram: Rp17,685 juta.
  • Harga emas 25 gram: Rp44,087 juta.
  • Harga emas 50 gram: Rp88,095 juta.
  • Harga emas 100 gram: Rp176,112 juta.

Penting untuk diingat bahwa harga jual emas tersebut belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan. Bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), tarif pajaknya adalah 0,45 persen.

Sementara itu, pembeli yang tidak memiliki NPWP akan dikenakan potongan pajak yang lebih besar, yaitu 0,9 persen.

Baca Juga :  BBRI, BMRI, BBNI Akan Bayar Dividen Jumbo, Saham Apa yang Layak Beli?

Investasi Forex vs Kripto: Mana yang Paling Cocok untuk Pemula?

Investasi Forex vs Kripto: Mana yang Paling Cocok untuk Pemula?

2. Memahami Risiko dalam Setiap Instrumen Investasi

Setiap jenis investasi memiliki profil risiko yang berbeda-beda. Beberapa memiliki risiko rendah, sebagian moderat atau menengah, dan ada pula yang tergolong berisiko tinggi.

Andy Nugroho, seorang perencana keuangan dari Advisors Alliance Group Indonesia, menjelaskan bahwa logam mulia atau emas fisik termasuk dalam kategori investasi berisiko rendah.

Namun, emas juga memiliki risiko tersendiri, seperti potensi hilang atau dicuri, terutama saat dibawa bepergian.

“Risikonya tergolong rendah karena pertumbuhan nilainya cenderung lebih tinggi dibandingkan bunga bank, meskipun tetap fluktuatif dan likuid. Namun, risiko hilangnya juga cukup tinggi karena mudah dibawa-bawa, yang membuatnya rentan dicuri,” ujar Andy kepada RAGAMUTAMA.COM.

Andy juga menekankan pentingnya bagi masyarakat untuk memahami bahwa instrumen investasi dengan risiko rendah umumnya memberikan imbal hasil yang lebih kecil.

Sebaliknya, jika investor mencari imbal hasil yang lebih besar, mereka harus siap menghadapi risiko yang lebih tinggi atau potensi kerugian yang lebih besar (high risk high return).

“Risiko yang rendah sejalan dengan potensi return yang kecil. Penting untuk menghindari asumsi bahwa risiko rendah akan menghasilkan return yang tinggi,” tambah Andy.

Baca Juga :  Wall Street Melemah, Saham Walmart Anjlok 6,5 Persen Akibat Prospek Suram

4 Strategi Melakukan Investasi Emas Digital, Tetap Aman dan Cuan!

4 Strategi Melakukan Investasi Emas Digital, Tetap Aman dan Cuan!

3. Cara Menghitung Keuntungan Investasi Emas

Rumus sederhana untuk menghitung keuntungan investasi emas adalah dengan mencari selisih antara harga jual dan harga beli. Sebagai contoh, jika Anda membeli emas Antam seharga Rp1,765 juta per gram dan harga jual kembalinya adalah Rp1,616 ribu per gram.

Terdapat selisih sebesar Rp149 ribu antara harga jual dan harga beli. Ini berarti, Anda perlu menunggu hingga selisih harga jual melebihi harga beli agar dapat memperoleh keuntungan.

Jika Anda membeli emas seharga Rp1,765 juta di pagi hari, kemudian ingin menjualnya kembali pada sore harinya, Anda akan mengalami kerugian sebesar Rp149 ribu.

Situasinya akan berbeda jika Anda membeli emas hari ini dan baru menjualnya kembali lima tahun kemudian. Inilah sebabnya mengapa emas sering dianggap sebagai instrumen investasi jangka panjang.

Kapan Waktu Terbaik Beli dan Jual Emas? Simak 3 Momen Penting Ini!

Kapan Waktu Terbaik Beli dan Jual Emas? Simak 3 Momen Penting Ini!

Berita Terkait

Arus Balik Lebaran: 600 Ribu Pemudik Padati Penyeberangan Bali-Jawa
Altseason: Panduan Lengkap Memahami, Mengenali, dan Strategi Investasi Jitu
Warren Buffett: Strategi Jitu Hadapi Koreksi Pasar Saham
JK Sebut Tarif Impor Trump: Dampaknya ke Ekonomi Indonesia?
2.383 Aduan THR Membanjiri Kemnaker: Ini Daftar 1.536 Perusahaan Terlibat!
BRI Bagi Dividen Jumbo: Berapa Keuntungan Direksi & Komisaris?
GAPMMI: Ancaman Tarif Balasan AS Picu Kenaikan Biaya Produksi dan Penurunan Ekspor Indonesia
Perang Dagang Trump: Kekayaan 500 Miliarder Dunia Menyusut Rp3.443 Triliun

Berita Terkait

Minggu, 6 April 2025 - 01:04 WIB

Arus Balik Lebaran: 600 Ribu Pemudik Padati Penyeberangan Bali-Jawa

Minggu, 6 April 2025 - 00:03 WIB

Altseason: Panduan Lengkap Memahami, Mengenali, dan Strategi Investasi Jitu

Sabtu, 5 April 2025 - 23:59 WIB

Warren Buffett: Strategi Jitu Hadapi Koreksi Pasar Saham

Sabtu, 5 April 2025 - 21:07 WIB

JK Sebut Tarif Impor Trump: Dampaknya ke Ekonomi Indonesia?

Sabtu, 5 April 2025 - 20:47 WIB

2.383 Aduan THR Membanjiri Kemnaker: Ini Daftar 1.536 Perusahaan Terlibat!

Berita Terbaru

travel

Liburan Seru: 7 Destinasi Wisata Hits di Jonggol Terbaru!

Minggu, 6 Apr 2025 - 02:32 WIB