Ragamutama.com Antusiasme pendakian Gunung Rinjani di Nusa Tenggara Barat (NTB) tetap tinggi, namun kuota harian dibatasi hanya 700 orang. Informasi terbaru menunjukkan bahwa tiket masuk untuk pendaki lokal sudah habis dipesan mulai Kamis, 3 April 2025, hingga Sabtu, 12 April 2025.
Mengingat popularitas Gunung Rinjani dan keterbatasan kuota, berikut adalah beberapa tips penting untuk membantu Anda mendapatkan tiket pendakian.
Menurut Budi Soesmardi, Pengendali Ekosistem Hutan Balai TN Gunung Rinjani, ada tiga strategi utama untuk meningkatkan peluang Anda mendapatkan tiket pendakian.
Tips booking tiket pendakian Gunung Rinjani 1. Rencanakan Jauh Hari Sebelumnya
Seperti yang disampaikan oleh Budi, minat untuk mendaki Gunung Rinjani cenderung meningkat secara signifikan selama periode liburan dan cuti bersama.
Fenomena ini terlihat jelas selama libur Lebaran 2025, yang bertepatan dengan awal dibukanya musim pendakian Gunung Rinjani tahun ini.
Budi menyarankan, jika Anda berencana mendaki Gunung Rinjani selama hari libur nasional atau tanggal merah, sangat disarankan untuk merencanakan dan memantau ketersediaan tiket jauh-jauh hari.
“Calon pendaki sebaiknya menentukan tanggal pendakian yang diinginkan. Periksa ketersediaan melalui aplikasi e-Rinjani yang tersedia di Play Store. Jika kuota sudah penuh, jangan mencoba memaksakan diri. Hindari juga mempercayai pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang menjanjikan tiket,” ujar Budi saat dihubungi oleh Kompas.com, Jumat (4/4/2025).
2. Pilih Tanggal Pendakian di Hari Kerja
Untuk meningkatkan peluang mendapatkan kuota pendakian, pertimbangkan untuk menghindari hari libur saat merencanakan pendakian Gunung Rinjani.
“Kuota pendakian seringkali penuh pada waktu-waktu tertentu, seperti H+7 Lebaran karena masih dalam suasana libur, atau selama long weekend. Tanggal-tanggal seperti 1 Mei, 18 April, dan 17 Agustus 2025 juga biasanya ramai dipesan,” jelas Budi.
“Pada hari-hari biasa, meskipun ada pemesanan, kuota biasanya tidak pernah terpenuhi sepenuhnya,” tambahnya.
3. Manfaatkan Jasa Trekking Organizer
Balai TN Gunung Rinjani bekerja sama dengan lebih dari 200 trekking organizer (TO) untuk mengoptimalkan pengelolaan jalur pendakian.
Trekking organizer diberikan kuota sebesar 60 persen dari total 400 orang untuk jalur konektivitas yang menghubungkan Sembalun, Senaru, dan Torean.
“Kami tidak terikat oleh open trip. Kami hanya mengakui trekking organizer yang memiliki kuota khusus,” tegas Budi.
Trekking organizer umumnya menawarkan paket wisata pendakian Gunung Rinjani lengkap dengan transportasi, makanan, dan jasa pemandu.
“Silakan cari di Google, perhatikan rating dan komentar di website mereka untuk menemukan TO yang terpercaya dan kredibel,” pungkas Budi.