Seiring berjalannya waktu, tanda-tanda dimulainya arus balik sudah mulai terlihat di berbagai lokasi. Para ibu yang bersiap kembali ke rumah masing-masing tentu perlu mempersiapkan segala sesuatunya dengan cermat.
Setelah menikmati kebersamaan dengan sanak saudara, tiba saatnya untuk kembali menghadapi rutinitas. Banyak yang memilih untuk pulang lebih awal sebelum akhir pekan tiba, dengan harapan dapat beristirahat sejenak sebelum memulai aktivitas di minggu yang akan datang.
Keputusan ini diambil oleh banyak orang, sehingga sangat mungkin perjalanan arus balik akan mengalami kepadatan lalu lintas yang signifikan dan memakan waktu lebih lama dari biasanya.
Supaya perjalanan tetap terasa nyaman meskipun terjebak kemacetan, Ragamutama.com akan menguraikan beberapa tips praktis untuk para Mama.
1. Gunakan dan siapkan pakaian yang nyaman
Ketika melakukan perjalanan, pemilihan pakaian yang tepat menjadi sangat krusial. Perjalanan menggunakan mobil seringkali memakan waktu berjam-jam. Memakai pakaian yang kurang nyaman dapat mengganggu kenyamanan Anda selama perjalanan.
Hindari mengenakan celana jeans yang terlalu ketat atau kaus dengan bahan yang tidak menyerap keringat. Siapkan juga selimut, kaus kaki, atau jaket yang bisa digunakan saat suhu AC mobil terasa terlalu dingin.
Tempatkan juga pakaian ganti di tempat yang mudah dijangkau, agar mudah diambil ketika dibutuhkan.
2. Bawa makanan dan minuman yang cukup
Salah satu masalah yang sering terjadi selama musim mudik adalah penuhnya area istirahat. Bahkan untuk membeli makanan atau minuman pun, Anda harus mengantre panjang, yang tentunya membuang banyak waktu.
Sebelum memulai perjalanan pulang, pastikan Anda membawa bekal makanan dan minuman yang mencukupi. Meskipun mungkin terasa penuh, membawa lebih banyak bekal lebih baik daripada harus mengantre lama hanya untuk membeli camilan dan minuman tambahan.
Sebaiknya, bawalah juga menu makanan yang mudah dikonsumsi saat jam makan tiba. Hindari makanan berkuah karena bisa merepotkan. Makanan kering yang digoreng cenderung lebih awet dan aman dikonsumsi meskipun tidak selalu disimpan di dalam lemari es.
3. Siapkan playlist yang seruIlustrasi
Musik dapat memicu pelepasan hormon dopamin yang membantu mengurangi stres dan rasa panik, seperti yang dilansir dari North Shore. Inilah sebabnya mengapa banyak orang dengan serius menyusun playlist lagu sebelum melakukan perjalanan jauh.
Anda pun bisa membuat playlist berisi lagu-lagu favorit Anda dan keluarga. Selain dapat meningkatkan mood, bernyanyi bersama selama perjalanan juga dapat meningkatkan semangat dan menciptakan quality time, lho.
4. Istirahat saat lelahDok. Jovee
Tidak dapat dipungkiri, setiap orang ingin segera tiba di tujuan. Seringkali, mereka memaksakan diri untuk terus mengemudi meskipun sedang merasa sangat lelah dan mengantuk.
Daripada mengalami kecelakaan yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain, lebih baik untuk menyadari kondisi diri dan beristirahat saat merasa lelah. Hindari memaksakan diri hanya demi menghindari kemacetan atau ingin cepat sampai di rumah.
Ingatlah, keselamatan bersama adalah yang utama.
5. Berhenti di rest area yang kurang terkenal
Rest area seringkali menjadi pusat kemacetan dan penyebab durasi perjalanan pulang semakin lama. Antrean panjang di tempat makan, tempat ibadah, atau toilet menjadi masalah utama.
Apakah hal ini bisa dihindari? Tentu saja!
Anda bisa memilih untuk berhenti di rest area yang belum terlalu ramai pengunjung. Biasanya, ada beberapa rest area yang menjadi favorit karena tempatnya yang bagus dan luas. Tidak masalah untuk berhenti di rest area kecil dan sederhana, asalkan durasi Anda di dalamnya lebih singkat dan perjalanan pun bisa lebih cepat.
6. Hindari menu yang memicu masalah pencernaan
Ketika memilih menu makanan berat, usahakan untuk menghindari makanan yang dapat memicu masalah pencernaan. Meskipun makanan tersebut terasa lezat, batasi konsumsi makanan yang bersantan atau terlalu pedas.
Hal ini dilakukan untuk mencegah kemungkinan terjadinya masalah pencernaan. Makanan yang bersantan, berminyak, dan terlalu pedas dapat menyebabkan asam lambung naik dan berujung pada mual atau sakit perut.
Tentu repot jika harus sering berhenti di banyak rest area, bukan?
7. Jaga mood semua penumpang
Perjalanan pulang bersama di dalam mobil dalam waktu yang lama dan dalam kondisi macet dapat membuat emosi para penumpang menjadi kurang stabil. Terutama jika ada anak-anak, mereka cenderung lebih cepat merasa kesal saat bosan dan lelah.
Berusahalah untuk saling memahami dan lebih bersabar selama perjalanan agar tidak mudah terpancing emosi. Hindari pertengkaran yang tidak perlu, dan beristirahatlah sejenak jika pengemudi atau penumpang sudah merasa terlalu lelah.
Itulah beberapa tips yang bisa Anda terapkan saat melakukan perjalanan mudik arus balik Lebaran kali ini. Hati-hati di jalan, ya!
- Rekomendasi Oleh-Oleh Mudik Lebaran Berbagai Daerah untuk Keluarga
- 7 Tips Atasi Mabuk Perjalanan pada Anak saat Mudik
- Mudik Jalan Darat, Cek 5 Tips Supaya Balita Tidak Bosan