JAKARTA, RAGAMUTAMA.COM – Legenda MotoGP, Kevin Schwantz, memberikan nasihat bijak kepada Pedro Acosta: manfaatkan setiap peluang untuk meningkatkan kariernya, termasuk mempertimbangkan pindah dari KTM jika ada tawaran yang lebih kompetitif.
Spekulasi mengenai masa depan Acosta di KTM memang tengah ramai diperbincangkan. Rumor tersebut muncul di tengah berbagai tantangan yang dihadapi tim asal Austria itu.
“Dia punya beberapa kesempatan menang tahun lalu, tetapi tak pernah berhasil meraihnya; ia tak pernah finis di posisi terdepan,” ungkap Schwantz, seperti dikutip dari Crash, Jumat (4/4/2025).
“Saya yakin Pedro punya karier cemerlang di depan mata,” tambah Schwantz, juara dunia GP500 tahun 1993. “Pelajari apa yang bisa kamu dapatkan dari KTM, dan jika ada kesempatan untuk beralih ke motor yang lebih kompetitif, menurut saya di usianya sekarang, ia harus mengambilnya,” saran Schwantz.
Acosta, yang kini berusia 20 tahun, terikat kontrak multi-tahun dengan KTM.
Namun, performa kurang memuaskan di awal musim 2025 dan ketidakpastian masa depan KTM di MotoGP akibat masalah keuangan memicu spekulasi hengkangnya Acosta di akhir musim.
Meskipun Acosta beberapa kali menyatakan kenyamanan bersama KTM, rumor kepindahannya ke VR46 Ducati, Honda, atau Pramac Yamaha terus berembus kencang.
Schwantz menekankan pentingnya Acosta memanfaatkan kesempatan beralih ke motor yang lebih kompetitif jika ada peluang.
“Sebagai seseorang yang tak pernah cukup berani pindah ke tim lain, saya akan menyarankan hal itu sekarang,” katanya. “Saya pernah mencoba beberapa kali; pernah mencoba Yamaha, pernah mencoba Honda, tetapi tak pernah berhasil,” tambahnya.
“Melihat usia Pedro yang masih muda, dan saya tahu KTM telah memberinya kesempatan sejauh ini, tetapi jika ia merasa tak ada perkembangan sesuai harapannya, dan kontraknya hampir habis, serta ada peluang bergabung dengan tim yang lebih kompetitif, saya rasa ia akan mengambilnya, karena kesempatan seperti itu tak selalu ada,” jelas Schwantz.
Saat ini, KTM menempati posisi ketiga klasemen konstruktor, unggul tipis satu poin atas Aprilia.
Sementara itu, Acosta berada di posisi ke-13 klasemen pembalap dengan raihan 16 poin.