Grup Djarum Kebut Ekspansi TOWR Lewat Rights Issue

Avatar photo

- Penulis

Kamis, 3 April 2025 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ragamutama.com JAKARTA. PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), sebuah entitas yang terafiliasi dengan Grup Djarum, mengumumkan rencana untuk melanjutkan aksi korporasi Penambahan Modal Dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMDHMETD), yang lebih dikenal dengan istilah rights issue.

Juliawati Gunawan, Direktur Sarana Menara Nusantara, menyampaikan bahwa jika tidak ada aral melintang, TOWR akan merealisasikan proses rights issue yang sempat tertunda pada tahun sebelumnya.

“Pelaksanaan rights issue direncanakan pada kuartal kedua tahun berjalan,” ungkapnya dalam keterangan tertulis beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  The Fed: Tarif Trump Ancam Lonjakan Inflasi di Amerika Serikat

Laba Sarana Menara Nusantara (TOWR) dari Grup Djarum Mencatatkan Pertumbuhan Sebesar 2,53% pada Tahun 2024

Pada bulan Oktober 2024, TOWR mengumumkan rencananya untuk menerbitkan sebanyak-banyaknya 5 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan yang ditetapkan sebesar Rp 900 per saham. Dengan demikian, TOWR berpotensi memperoleh tambahan modal sebesar Rp 4,5 triliun.

Sebelumnya, TOWR telah menerbitkan prospektus terkait rencana penambahan modal melalui skema rights issue pada tanggal 17 September 2024. Semula, target perolehan dana yang diincar oleh TOWR adalah sebesar Rp 9 triliun.

Baca Juga :  Saham MNC Land (KPIG) Anjlok 11 Persen Usai Proyek KEK Lido Diawasi Pemerintah

TOWR Chart by TradingView

Juliawati menegaskan bahwa manajemen TOWR tetap optimis akan dukungan kuat dari pemegang saham pengendali dan berharap dukungan tersebut akan terus berlanjut di masa yang akan datang, jika diperlukan.

Entitas Grup Djarum, Sarana Menara Nusantara (TOWR) Meraih Laba Bersih Sebesar Rp 2,44 Triliun

“Manajemen TOWR akan mengimplementasikan kebijakan dan strategi keuangan yang bertujuan untuk mengoptimalkan kinerja keuangan perusahaan di masa depan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kripto: Panduan Lengkap Investasi, Risiko, dan Ragam Jenisnya
The Fed: Tarif Trump Ancam Lonjakan Inflasi di Amerika Serikat
Tegas! Cina Balas Trump dengan Tarif Impor 34% ke Produk AS
Kinerja Emiten Grup Sinarmas: Analisis Mendalam dan Prospeksi 2025
Perang Dagang: China Balas, Harga Minyak Dunia Anjlok!
Efek Trump: Analisis Dampak pada Pasar Keuangan Global
KAI Group Catat Rekor: 16,2 Juta Penumpang Terangkut Saat Lebaran 2025
Tiket Pesawat Mudik Ludes Terjual: Harga Kelas Bisnis Melonjak Saat Arus Balik Lebaran

Berita Terkait

Sabtu, 5 April 2025 - 01:19 WIB

Kripto: Panduan Lengkap Investasi, Risiko, dan Ragam Jenisnya

Sabtu, 5 April 2025 - 00:27 WIB

The Fed: Tarif Trump Ancam Lonjakan Inflasi di Amerika Serikat

Jumat, 4 April 2025 - 23:00 WIB

Tegas! Cina Balas Trump dengan Tarif Impor 34% ke Produk AS

Jumat, 4 April 2025 - 22:43 WIB

Kinerja Emiten Grup Sinarmas: Analisis Mendalam dan Prospeksi 2025

Jumat, 4 April 2025 - 22:27 WIB

Perang Dagang: China Balas, Harga Minyak Dunia Anjlok!

Berita Terbaru

sports

Dion Markx Debut di Belanda: Strategi Jitu Gaet Kluivert?

Sabtu, 5 Apr 2025 - 01:55 WIB