Ragamutama.com JAKARTA. PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR), sebuah entitas dari Grup Djarum, mencatatkan kinerja keuangan yang kurang memuaskan sepanjang tahun 2024. Baik pendapatan maupun perolehan laba bersih perusahaan mengalami penurunan.
Menurut laporan keuangan untuk tahun buku 2024, SUPR berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 1,81 triliun. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 3,95% dibandingkan dengan pendapatan pada tahun sebelumnya (YoY) yang mencapai Rp 1,89 triliun.
Secara terperinci, pendapatan SUPR berasal dari beberapa kontributor utama, yakni PT XL Axiata Tbk (EXCL) dengan kontribusi sebesar Rp 677,18 miliar, PT Indosat Tbk (ISAT) senilai Rp 595,149 miliar, PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) sebesar Rp 343,32 miliar, dan PT Smart Telecom sebesar Rp 195,5 miliar.
Laba Sarana Menara Nusantara (TOWR) Milik Grup Djarum Raup Tumbuh 2,53% pada 2024
Penurunan pada sisi pendapatan ini juga diiringi dengan peningkatan pada sejumlah pos beban. Contohnya, beban pokok pendapatan mengalami kenaikan sebesar 1,76% YoY menjadi Rp 473,41 miliar pada tahun 2024.
SUPR Chart by TradingView
Entitas usaha dari PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) ini juga mencatatkan beban lain-lain bersih sebesar Rp 137,48 miliar pada tahun 2024. Sebagai perbandingan, pada tahun 2023, SUPR justru membukukan pendapatan lain-lain bersih sebesar Rp 30,66 miliar.
Akibatnya, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk SUPR tercatat sebesar Rp 974,31 miliar pada tahun 2024. Perolehan ini mengalami penurunan signifikan sebesar 13,65% dibandingkan dengan perolehan pada tahun 2023 yang mencapai Rp 1,12 triliun.
Pelindo Solusi Logistik (SPSL) Gandeng UMKM Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal
Di sisi lain, total aset SUPR tercatat sebesar Rp 9,8 triliun per tanggal 31 Desember 2024. Sementara itu, total liabilitas dan ekuitas SUPR masing-masing mencapai Rp 3,1 triliun dan Rp 6,69 triliun.