Sentimen Tarif AS Dorong Harga Emas Menuju US$ 3.200: Analisis Terbaru

- Penulis

Rabu, 2 April 2025 - 06:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ragamutama.com JAKARTA. Di tengah gelombang kekhawatiran global terkait kebijakan tarif balasan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, harga emas melambung ke titik tertinggi sepanjang masa.

Ancaman inflasi dan perlambatan ekonomi yang ditimbulkan kebijakan tersebut mendorong investor untuk mencari aset lindung nilai (safe haven), dan emas menjadi pilihan utama.

Data Trading Economics menunjukkan harga emas spot mencapai US$ 3.131 per ons troi pada Selasa (1/4) pukul 15.55 WIB, setelah sempat menyentuh puncak US$ 3.148 di awal sesi perdagangan.

Sebulan Harga Emas Antam Naik 9,21 Persen, Hari Ini Terbang Tinggi (1 April 2025)

Tarif AS Picu Lonjakan Harga Emas

Yeap Jun Rong, analis pasar IG, menjelaskan bahwa antisipasi terhadap tarif balasan AS yang akan diterapkan pada 2 April telah memaksa investor bersikap lebih defensif.

Banyak yang mengurangi risiko investasi mereka dan beralih ke emas sebagai perlindungan terhadap potensi gejolak pasar.

Baca Juga :  Dampak Kebijakan Impor Trump: Ancaman Resesi bagi Pasar Saham Indonesia

“Meskipun indikator teknis menunjukkan harga emas mengalami kenaikan signifikan dalam jangka pendek, ketidakpastian seputar tarif kemungkinan akan terus menopang daya tarik emas. Para pembeli tampaknya menargetkan level US$ 3.200 sebagai sasaran berikutnya,” kata Yeap, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (1/4).

Trump, yang dikenal dengan penggunaan tarif sebagai strategi proteksi ekonomi domestik dari persaingan internasional yang dianggap tidak adil, berencana mengumumkan kebijakan tarif besar-besaran pada Rabu (2/4) dalam apa yang disebutnya “Hari Pembebasan”. Kebijakan ini diklaim akan mencakup seluruh negara tanpa terkecuali.

Selain itu, pasar juga memperhatikan rencana penerapan tarif impor mobil yang akan berlaku mulai 3 April.

Update Grafik Harga Emas Antam, Bergerak Kemana? (1 April 2025)

Suku Bunga Rendah Mendukung Kenaikan Harga

Di samping ketidakpastian kebijakan tarif, ekspektasi suku bunga rendah juga menjadi faktor penguat harga emas.

Baca Juga :  Harga Minyak Dunia Melemah Jumat (31/1), Brent ke US$ 76,70 dan WTI ke US$ 72,62

Emas dikenal sebagai aset lindung nilai yang efektif terhadap ketidakstabilan geopolitik dan ekonomi, terutama dalam kondisi suku bunga rendah.

Presiden Federal Reserve New York, John Williams, menegaskan bahwa mempertahankan suku bunga pada level saat ini untuk sementara waktu memungkinkan pejabat bank sentral untuk menganalisis data ekonomi terbaru sebelum menentukan langkah kebijakan selanjutnya.

Harga Emas Spot Cetak Rekor Tertinggi, Tarif Trump Dorong Daya Tarik Safe-Haven

Data Ekonomi AS Menjadi Fokus Pasar

Sepanjang pekan ini, investor akan mencermati sejumlah data ekonomi AS, termasuk: data Lowongan Kerja (dirilis hari ini), Laporan Ketenagakerjaan ADP (Rabu, 3/4), dan Laporan Penggajian Non-pertanian (NFP) (Jumat, 5/4).

Data-data ini akan menjadi acuan penting dalam menentukan arah kebijakan The Fed dan berpotensi memengaruhi pergerakan harga emas ke depannya.

Berita Terkait

Ekonom Ungkap Kekhawatiran PHK Massal Akibat Kebijakan Tarif Trump
Harga Emas Antam Meroket! Simak Penyebab Kenaikan Jadi Rp 1.836.000
Idul Fitri Selamatkan Indeks Manufaktur Maret: Analisis Kemenperin
Harga Minyak Terjun Bebas! Trump dan OPEC+ Jadi Biang Keladi?
Harga Minyak Anjlok: Dampak Kebijakan Tarif Trump Terhadap Pasar Global
Harga CPO Stabil di Atas MYR 4.000: Analisis Dampak Tekanan Global
Inflasi: Panduan Lengkap Memahami, Mencegah, dan Mengatasi Dampaknya
Tiket Kereta Lebaran Yogyakarta Ludes: KAI Daop 6 Umumkan Penjualan 93 Persen!

Berita Terkait

Jumat, 4 April 2025 - 04:59 WIB

Ekonom Ungkap Kekhawatiran PHK Massal Akibat Kebijakan Tarif Trump

Jumat, 4 April 2025 - 00:59 WIB

Harga Emas Antam Meroket! Simak Penyebab Kenaikan Jadi Rp 1.836.000

Jumat, 4 April 2025 - 00:15 WIB

Idul Fitri Selamatkan Indeks Manufaktur Maret: Analisis Kemenperin

Kamis, 3 April 2025 - 23:31 WIB

Harga Minyak Terjun Bebas! Trump dan OPEC+ Jadi Biang Keladi?

Kamis, 3 April 2025 - 22:55 WIB

Harga Minyak Anjlok: Dampak Kebijakan Tarif Trump Terhadap Pasar Global

Berita Terbaru

travel

Kisah Inspiratif: Tips Terbang ke Luar Negeri

Jumat, 4 Apr 2025 - 04:39 WIB