RAGAMUTAMA.COM – Bagi sobat yang baru ingin melakukan perjalanan mudik lebaran 2025 menggunakan mobil pribadi, coba deh hitung-hitung lagi barang bawaannya.
Jangan sampai barang bawaan sobat terlalu banyak, sehingga membuat perjalanan tidak nyaman dan berisiko menimbulkan bahaya.
Menurut Andry Berlianto, Praktisi Defensive Driving dan Defensive Riding Indonesia, membawa muatan terlalu banyak sangat merugikan dari berbagai aspek.
Dari aspek keselamatan, muatan yang terlalu banyak berpotensi menghalangi bidang pandang pengemudi ke belakang.
Sehingga pengelihatan pengemudi akan semakin terbatas, dan dapat berbahaya juga bagi pengguna jalan sekitar.
Selain itu, jika muatan terlalu banyak dan diletakkan di atap mobil, maka kemungkinan kendaraan akan menjadi limbung.
“Jika muatannya ada di atap, efeknya mobil akan mudah limbung saat pengemudi memaksakan kecepatan berlebih,” jelas Andry saat dihubungi RAGAMUTAMA.COM beberapa waktu lalu.
Efek lainnya, kendaraan juga semakin sulit dikontrol karena muatan yang berat dapat berpengaruh pada kinerja beberapa komponen.
“Bukan cuma kendali kemudi, kinerja rem juga akan tidak maksimal jika muatan yang dibawa terlalu banyak,” ucapnya.
“Kalau sudah begitu, pasti akan berbahaya jika ada kejadian tidak terduga di sekitar kendaraan kita,” tambahnya.
Selain itu, kerugian juga timbul dari aspek teknis kendaraan.
Mesin akan bekerja lebih keras dari biasanya, karena muatan yang dibawa terlalu berat.
“Konsumsi bensin akan lebih boros karena tenaga mesin akan bekerja lebih keras. Analoginya seperti orang membawa atau memikul barang yang terlalu berat,” kata Andry.
Jadi sudah jelas ya sob, hindari membawa muatan berlebih atau muatan yang terlalu berat ketika sobat dalam perjalanan mudik ataupun kembali ke Jakarta nantinya.