RAGAMUTAMA.COM – Gelandang timnas Indonesia, Joey Pelupessy masih kagum dengan suasana Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
SUGBK jadi saksi kemenangan timnas Indonesia saat menjamu Bahrain pada lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Pada laga debutnya bersama skuad Garuda, penampilan Joey mendapatkan pujian setelah sukses meraih kemenangan dengan skor 1-0.
Hasil ini sekaligus kembali membuka jalan bagi Indonesia untuk bisa berlaga di Piala Dunia.
Joey Pelupessy menyadari bahwa perjalanan FIFA Matchday pertamanya ini cukup melelahkan.
Dia harus terbang dari Belgia menuju Sydney untuk laga perdana melawan Australia.
Kemudian, mereka hanya punya waktu yang pendek di Jakarta untuk melawan Bahrain.
Di lapangan, kondisi stadion yang panas membuat dia harus bisa beradaptasi cepat.
“Tidak, saya belum pulih, saya harus jujur,” kata Joey Pelupessy dilansir RAGAMUTAMA.COM dari laman Nederlandse Omroep Stichting.
Pemain asal Lommel SK ini masih ingat bagaimana suasana di stadion.
Mereka bermain di depan 70 ribu suporter yang hadir dan terus memberikan dukungan.
Ini jadi sinyal bahwa suporter Indonesia memang fanatik dan selalu berusaha hadir di SUGBK.
“Dengan tujuh puluh ribu orang di tribun.”
“Itu seperti rumah sakit jiwa, dalam arti yang sebenarnya,” lanjutnya.
Melewati laga debut dengan kemenangan, Joey menegaskan bahwa momen tersebut cukup spesial.
Dia cukup bangga saat semua pemain berjalan untuk memberikan penghormatan kepada suporter.
Menurutnya, ini jadi sarana untuk mereka agar selalu dekat karena perjalan ke Piala Dunia masih terjal dan tidak mudah.
“Kemenangan yang luar biasa, tentu saja.”
“Kami melakukan lap of honour hingga 30, 45 menit saya pikir,” ujarnya.
Joey disebut-sebut sebagai calon kepingan penting di timnas Indonesia saat ini.
Duetnya bersama Thom Haye di posisi gelandang bertahan cukup solid pada pertandingan melawan Bahrain.
Ujian yang akan mereka hadapi adalah saat melawan China dan Jepang pada bulan Juni nanti.