RAGAMUTAMA.COM – Gelombang pertama arus mudik Lebaran tahun ini mulai terasa riuh. Sejumlah ruas tol utama sudah menunjukkan tanda-tanda kepadatan. Volume kendaraan meningkat tajam sejak pagi, menandakan dimulainya ritual tahunan pulang kampung jelang Hari Raya Idulfitri 1446 H.
Tol Jakarta-Cikampek, rute legendaris para pemudik, kembali jadi pusat perhatian. Menurut laporan PT Jasa Marga, kemacetan tak terhindarkan di sejumlah titik. Misalnya, dari KM 39 Cikarang Pusat hingga KM 42 Karawang Barat, lalu lanjut lagi dari KM 68 Kalihurip sampai KM 72 Cikopo. Semua padat karena tingginya volume kendaraan.
Tak berhenti di situ, antrean kendaraan juga terjadi di Karawang Timur KM 54 sampai KM 57 arah Cikampek. Penyebab utamanya? Banyaknya kendaraan yang keluar-masuk rest area. Situasi yang kerap terjadi setiap musim mudik.
Kalau kamu lewat Tol Jakarta-Tangerang (Janger), kabar baiknya di beberapa titik masih lancar. Dari Tomang sampai Bitung misalnya, terpantau aman. Tapi jangan terlalu santai, karena di Kembangan KM 07 hingga Kedoya KM 04 sudah mulai padat.
Lalu di Tol Dalam Kota, sekitar pukul 10 pagi, sejumlah titik seperti Cawang arah Tebet, Tomang KM 13 hingga Slipi KM 12, juga Kuningan KM 05 sampai Pancoran KM 04 arah Cawang, mulai tersendat karena padatnya kendaraan.
Untuk mengurai kepadatan yang terus meningkat, pemerintah tak tinggal diam. Salah satu langkah strategis yang diterapkan adalah sistem satu arah alias one way. Sistem ini diberlakukan mulai hari ini pukul 14.00 WIB, dimulai dari KM 70 Tol Jakarta-Cikampek hingga KM 414 Tol Semarang-Batang. Kebijakan ini akan berlaku hingga Sabtu malam, 29 Maret 2025 pukul 24.00 WIB.
Para pengguna jalan diimbau untuk menyesuaikan rute dan waktu keberangkatan mereka. Sistem ini ditujukan untuk mempercepat arus kendaraan menuju arah timur, mengingat besarnya gelombang pemudik dari Jabodetabek menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Buat kamu yang belum berangkat, bersiaplah. Menurut proyeksi resmi, puncak arus mudik akan terjadi pada Jumat, 28 Maret 2025, atau H-3 Lebaran. Pada hari itu, lalu lintas diperkirakan akan mencapai volume tertingginya sepanjang musim mudik tahun ini.
Karena itu, penting bagi para pemudik untuk merencanakan perjalanan sebaik mungkin entah berangkat lebih awal, memilih jalur alternatif, atau memantau kondisi lalu lintas secara real-time melalui aplikasi resmi dan media sosial.