RAGAMUTAMA.COM – Umat Hindu di Bali merayakan Nyepi, hari ini, Sabtu (28/3/2025).
Perayaan Nyepi di Indonesia dilaksanakan bersamaan dengan Tahun Baru Saka 1947.
Saat Nyepi, terdapat empat hal yang dilarang yang dikenal dengan Catur Brata Penyepian.
Empat larangan tersebut adalah amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), amati lelanguan (tidak bersenang-senang), dan amati geni (tidak menyalakan api).
Terdapat sejumlah hal yang menarik seputar perayaan Nyepi di Bali yang mungkin tidak diketahui orang-orang luar Bali.
Berikut ini sejumlah fakta menarik ketika perayaan Nyepi, khususnya di Bali:
1. Jalanan kosong
Saat Hari Raya Nyepi, jalanan di Bali akan terlihat lebih lenggang.
Pada momen Nyepi, kendaraan selain mobil ambulans tidak diperkenankan untuk beroperasi.
Dikutip dari Kompas.com (24/3/2020) saat ambulans mengantar ke rumah sakit pun juga harus dikawal oleh pecalang (petugas keamanan desa).
2. Bandara dan pelabuhan berhenti beroperasi
Saat Nyepi, tidak ada tiket penerbangan yang dijual karena bandara Bali berhenti beroperasi.
Tak hanya bandara saja yang berhenti beroperasi, terminal, pelabuhan dan jalan tol Bali Mandara juga akan ditutup.
3. Disukai wisatawan
Banyak orang mungkin berpikir tak banyak wisatawan yang suka dengan Nyepi di Bali karena adanya berbagai pembatasan.
Kenyataannya, banyak wisatawan yang justru sengaja menghabiskan waktu liburan di Bali saat perayaan tersebut.
Mereka ingin mendapatkan pengalaman spiritual dengan melakukan yoga atau meditasi saat keheningan Nyepi.
4. Hotel lebih murah
Saat Hari Raya Nyepi, umumnya hotel-hotel akan memberikan paket menginap dengan harga murah.
Dalam paket tersebut biasanya termasuk sarapan, makan siang, dan makan malam.
Hotel-hotel biasanya akan menawarkan bermacam aktivitas yang bisa dilakukan di area hotel.
5. Layanan internet dimatikan
Mengutip Kompas.com (20/3/2025), Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid telah mengumumkan bahwa layanan internet dan penyiaran di Bali akan dimatikan selama 24 jam.
Aturan ini bertujuan agar umat Hindu dapat lebih fokus beribadah dan melakukan kontemplasi.
6. Nyepi membersihkan udara Bali
Dikutip dari Kompas.id, studi yang pernah dilakukan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada tahun 2019 menunjukkan, selama Nyepi tingkat polusi udara di Bali menurun secara signifikan.
Selain itu, saat Nyepi emisi karbon berkurang, dan konsumsi energi listrik juga turun drastis.
Menurut BMKG, pada saat Nyepi, polusi udara turun sebesar 60 persen.